Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan Listrik Di Batang Dua, Tidore Dan Morotai
06 April 2017
TERNATE, OT - �Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan mereamikan listrik di kecamatan Batang Dua pada minggu ketiga bulan Mei mendatang, bersamaan dengan peresmian PLTU Tidore dan listrik di Morotai.
Ini sesuai dengan hasil rapat yang dilakukan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim dan Pertanahan) Kota Ternate dengan PLN cabang Ternate, beberapa hari lalu.
Kepala Disperkim dan Pertanahan Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, dari rapat tersebut dijadwalkan peresmian listrik di kecamatan Batang Dua baru dapat dilakukan pada pekan ketiga bulan Mei.
Menurut dia, instalasi, mesin pembangkit, travo dan beberapa fasilitas lain yang dibangun di Batang Dua semuanya sudah siap, �jadi sekarang ini kita menunggu waktu saja, karena untuk sekedar informasi peresmian PLTU Tidore, listrik Batang Dua dan pulau Rao di Morotai itu masuk dalam paket peresmian secara nasional oleh bapak Presiden, jadi untuk tiga lokasi ini akan diresmikan langsung oleh pak Jokowi itu di minggu ketiga bulan Mei", kata Rizal Kamis (6/4/2017) di kantornya.
Rizal menambahkan, untuk lokasi peresmian sendiri belum diketahui apakah dilakukan secara simbolis atau berkunjung ke Batang Dua dan ke Pulau Rao di Morotai karena hal itu masih menunggu informasi dari pusat ke PLN.
Namun kepastian peresmian oleh Jokowi ini sudah tuntas. Bakan, kata dia, Pemkot sangat siap karena semua fasilitas yang dipersiapkan untuk peresmian oleh Jokowi sudah siap, "jadi sekarang ini kita tinggal menunggu waktu saja, kita berharap pak Jokowi bisa bersama dengan pak Wali ke Batang Dua, karena kami harapkan pak Presiden bisa berkunjung langsung ke Batang Dua", ungkapnya.
Menurutnya, respon dari pihak PLN terkait dengan harapan Pemkot ini sangat baik, karena pihaknya juga berkinginan agar Presiden dapat mengunjungi Batang Dua "Pada intinya minggu ketiga bulan Mei Batang Dua bisa menyala", tandasnya.
Dalam rapat itu juga kata dia, pihaknya juga membahas terkait dengan kebutuhan listrik di landmark yang rencananya dalam waktu dekat ini akan difungsikan.
Menurutnya, untuk landmark Pemkot tinggal menyelesaikan proses administrasi, karena rumah genset yang nanti dipakai untuk menerangi landmark itu telah di bangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Meski demikian, dia mengaku, masih ada sejumlah administrasi yang belum dilengkapi dan akan segera dilenglapi.
"Kalau administrasi sudah lengkap maka sesegera mungkin PLN akan melakukan pemasangan, biaya pemasangan sendiri untuk landmark sebesar 87.588.000", kata dia. (thy/red)