DARUBA, OT -Kerjasama Polisi Filipinan dan Polri untuk menangkap 25 orang teroris Filipina, yang berpoensi masuk melalui jalur pasifik dan Pulau Morotai sebagai pintu masuk, Senin (5/6/2017), Polres Morotai bersama Satuan Brimob Polda Maluku Utara dan Densus 88 Anti Teror memasang foto 25 teroris asal negara Filipina.
Foto 25 teroris itu dibuat dalam bentuk baliho berukuran 150x150 cm, yang dipasang di tempat umum yakni, rung tunggu Pelabuhan Speedboat, Pasar, Kantor Bupati Pulau Morotai, Pelabuhan penyebrangan dan Pangkalan Leo Watimena Morotai.
Pemasangan baliho tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pulau Morotai, AKBP Andri Iskandar didampingi kasat Intele Polres Morotai dan satu Platon BKO Brimob Polda Malut.
Dihadapan warga saat menyaksikan pemasangan balio, Kapolrest meminta agar kerjasama dan komunikasi, bila melihat Orang Tak Dikenal (OTK) yang ciri-cirinya mirip dan dicurigai, maka segera lapor ke Kantor Polisi terdekat.
"Perlu diketahui jika saat ini ada beberapa orang jadi DPO dari Negara Filipina, maka Morotai sangat dekat, kita tidak mau kejadian di Filipina berimbas sampai ke Morotai, kita mau NKRI ini aman dan bebes dari pihak manapun, maka dari tempat ini saya meminta jika ada orang yang dicurigai, kami harap agar melaporkan ke kantor Polisi terdekat," pinta Kapolres dihadapan warga.
((red)