Polda Malut Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Teroris Dari Filipina
07 Juni 2017
DARUBA, OT - Aparat Kepolisian Polda Maluku Utara (Malut), melakukan apel gelar pasukan kesiapsiagaan di Kabupaten Pulau Morotai, guna mengantisipasi teroris dari Negara Filipina.
Apel itu dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utarah, Brigjen (Pol) Tugas Dwi Aprianto, di halaman parkir pelabuhan Imam Lastori Daruba, kecamatan Morotai Selatan. Personil yang ikutdalam apel itu adalah, BKO Brimob Polda Malut dan anggota Polres Pulau Morotai.
Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan, jangan menganggap remeh atas insiden yang terjadi di Malawi Fhilipina, karena sangat besar peluang akan merembet ke Morotai.
"Jarak antara Malawi ke Moroti di kepung denga speedboat hanya lima jam jarak tempunya. Maka saya tegaskan, paling utama tingkatkan kewaspadaan kita, karena bisa saja terjadi sebab Morotai merupakan pintu terluar wilaya perbatasan dengan Filipina, dan Morotai tujuan paling dekat," tegas Kapolda, Rabu (7/6/2017).
Orang nomor satu di Polda Malut ini berpesan, seluruh jajarannya yang ada di Morotai, dalam menangani antisipasi masuknya golongan radikalisme maka perlu kerjasama yang sinergi dilakukan oleh anggota Polisi Pulau Morotai.
"Disamping melakukan patroli, juga banyak bertatap muka dengan masyarakat dan manfaataka waktu juga tidak menunjukan sikap elegan terhadap masyarakat," pesan Kapolda.
Selain itu, Kapolda meminta kepada Kapolres Morotai agar fungsikan Sistim Keamanan Lingkungan (Siskamling) melalui jalur komunikasi dengan warga. "Polres Morotai agar bahu membahu dengan warga dan berkoordinasi supaya menghidupkan kembali Kegiatan-kegiatan Siskamling, juga sosialisasikan kepada warga sehingga menjalankan aturan tamu wajib lapor 1x24 jam," ujar Kapolda.
Dia menambahkan, kepada anggota yang mengunakan Senjata Api (Senpi), agar tidak menyalagunakan Senpi. "Anggota penguna Senjata agara jangan menyalagunakan dan kebiasaan yang buruk harus ditinggalkan, supaya masyarakat jangan jenuh dengan kita," tutur jenderal.
((red)