TOBELO, OT - Sebuah tiang listrik milik PT PLN Rayon Malifut, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara yang berada di Desa Balisosang mengancam warga, karena lokasi tiang listrik tersebut berada di kawasan sekitar kantor Desa. Parahnya, tiang tersebut dialiri tegangan listrik.
Kepala Desa Balisosang, Rusmiati Pedeke Namotemo, kepada indotimur.com, mengeluhkan keberadaan tiang listrik tersebut. Menurut Rismiati, keberadaan tiang listrik di sekitar kawasan kantor Desa, membuat proses pembangunan pagar bagian depan, kantor desa sepanjang enam meter, menjadi terhambat, sebab salah satu tiang masih dialiri tegangan listrik, sehingga berbahaya bagi pekerja maupun masyarakat sekitar.
"Pembangunan pagar sepanjang 6 meter belum bisa selesai, karna ada tegangan listrik, sehingga tukang bangunan belum bisa bekerja untuk menyelesaikannya," jelas Rusmiati Pedeke Namotemo, yang akrab disapa Waty, Jumat (15/9/2017) sore.
Menurut Waty, pihaknya telah berulang kali menyampaikan keberatan kepada pihak PLN Rayon Malifut, namun sampai saat ini, pihak PLN tidak merespon, untuk mengambil langkah perbaikan terhadap ketegangan listrik yang ada.
"Saya sudah sampaikan ke pihak PLN Malifut melalui telephon, sebanyak 3 kali disampaikan. Bahwa tolong dilihat serta diperbaiki ketegangan listrik di depan kantor desa, sebab pekerjaan pagar harus diselesaikan, tapi tidak digubris juga," tutur satu-satunya Kades perempan di Halut ini.
Kata Waty, tegangan listrik pada tiang yang berada di kantor desa itu, bermula saat terjadi kecelakaan, mobil beberapa waktu lalu, yang diduga sebagai akibat, tiang tersebut dialiri tegangan listrik. "ada tukang yang pernah sentuh tiang itu pakai obeng dan ada percikan api saat tiang listrik itu terkena obeng," tukas Wati.
Wati menambahkan, pasca itu, pihaknya langsung menghubungi pihak PLN, hanya saja sampai saat ini, PLN terkesan melakukan pembiaran terhadap masalah ini. "Saya langsung menghubungi pihak PLN Malifut, mereka janjikan sorenya sudah akan diperbaiki, tapi tidak kunjung diperbaiki. Biar bagaimanapun ini mengenai keselamatan nyawa manusia, jadi pihak PLN harus secepatnya memperbaiki," harapnya.
(red)

Reporter: Redaksi
BERITA TERKAIT
TERPOPULER
LOKAL
Kultum Ramadhan
27 Februari 2026
Warga Dufa Dufa Protes, Sekda Ternate Hadir Beri Solusi
26 Februari 2026
Wali Kota Ternate Tunjuk Amiruddin Jabat Plt Kepala BPKAD
27 Februari 2026








