Home / Berita / Nasional

Perjuangan Otsus Moloku Kie Raha, Terus Disuarakan

23 Mei 2017
TERNATE, OT � Setelah Sultan Tidore, H Husain Sjah, dan Jou Mangofa (Anak Sultan Ternate) Hidayat Mudaffar Sjah angkat bicara tentang perjuangan Otonomi Khusus (Otsus) Moloku Kie Raha, kini pernyataan perjuangan Otsus dilontarkan Hukum Sangaji (Perdana Menteri Luar Negeri) Kesultanan Ternate, H Is Suaib ikut mendukung perjuangan tersebut. Menurut Hukum Sangaji, Negeri ini berhutang banyak terhadap Moloku Kie Raha (Maluku Utara), karena itu Pemerintah Pusat tidak memiliki alasan lagi untuk menolak Maluku Utara dijadikan sebagai salah satu daerah yang diakui secara konstitusional sebagai daerah istimewa atau Otsus. �Otsus itu kan ada perlakuan khusus terhadap Negeri ini. Negeri ini kalau mau dibandingkan dengan daerah lain misalnya Aceh, kita sebenarnya punya sejarah besar, hari ini Pemerintah Pusat harusnya menjadikan ini perhatian khusus,� tegasnya. Menurut dia, Moloku Kie Raha sangat layak mendapatkan pengakuan secara konstitusional sebagai daerah yang diberikan kewenangan untuk mengatur sendiri pemerintahanya.  �Kita ini daerah kesultanan yang pada masa kejayaan dimasa itu dan sebelum Kesultanan bergabung kita kan bagian dari Negara di Republik ini pernah menjadi satu negara besar, artinya para leluhur dulu itu sudah berjiwa besar, jiwa nasionalisme untuk memberikan hak-hak itu kepada Negara,� katanya. Dia menambahkan, �Otsus ini juga kalau dilihat dari sisi kehidupan masyarakat Maluku Utara ini, dari sisi kemahalan juga sangat tinggi, sama seperti di Papua, ini juga harus menjadi perhatian khusus juga. Jadi hal-hal itu yang saya fikir harus menjadi perhatian oleh Pemerintah Pusat,� tegasnya. Ia mengisahkan, pada jaman dahulu daerah ini merupakan salah satu tempat yang paling aman, hingga datang bangsa kolonial yang mencoba mempengaruhi masyarakat dan kerajaan ini dengan cara politik ekstispasi terhadap komoditi rempah di Moloku Kie Raha yang mengakibatkan munculnya hegemoni antara semasa masyarakat yang notabene adalah bersaudara. �Sebenarnya Negeri ini paling aman, karena dibangun oleh empat bersaudara, jadi akan sejarah itu yang hilang, makanya dengan kondisi negara yang saat ini seharusnya kita kembali kepada akar sejarah, jati diri orang Moloku Kie Raha, ini sebenarnya nilai luhur yang harusnya kita bangkitkan,� timpalnya. Karena itu, ia meminta Pemerintah Pusat agar secepatnya menjadikan daerah ini sebagai salah satu daerah Otsus. Alasanya, karena Otsus ini dalam rangka kesejahteraan dan keselamatan NKRI. Sebelumnya,  Perjuangan Maluku Utara (Malut) menjadi provinsi Otonomi Khusus (Otsus), disuarakan Sultan Tidore, Husain Sjah. Sultan menegaskan, dirinya siap mendorong provinsi Maluku Utara (Malut) menjadi provinsi Otonomi Khusus. �Sepanjang saya masih hidup dan bisa berbicara, maka saya akan menggalang kekuatan diseluruh jazirah Maloku Kieraha untuk menyampaikan ke pemerintah pusat, agar memberikan daerah otonomi khusus ke provinsi Maluku Utara,� tegas Husain Sjah. (thy/(red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT