Home / Berita / Nasional

Pemprov Maluku & Malut, Minta Menko-Maritim Berjuang naikan DAU

07 April 2017
SOFIFI,OT-Gubernur Maluku Said Assagaf dan Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba, mengusulkan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko-Maritim) Luhut Binsar Panjaitan, agar bisa menaikan Dana Alokasi Umum (DAU), yang mana selama ini DAU hanya dihitung melalui jumlah penduduk dan luas laut. Usulan tersebut, disampaikan gubernur Maluku Said Assagaf, pada forum musrembang di-atas kapal Pelni KM. Dorolonda Jumat (7/4/2017) sore tadi. Menurut Idrus, pihaknya merasa sangat tersinggung dengan pernyataan Direktur pembiayaan dan Transfer Non dana perimbangan DJPK kementerian Keuangan Ubaidi Socheh Hamidi, yang mengatakan selama ini perhitungan DAU juga menghitung serta luas laut, hanya saja kenaikannya hanya 5 persen dari nilai DAU. Lanjut Said, pernyataan Direktur Pembiayaan dinilai sebagai bentuk pembohongan publik, sebab selama ini pihaknya tidak pernah ada luas laut dihitung dalam penempatan nilai DAU. Meski begitu, mantan sekda Maluku ini mengaku, tidak khawatir karena percaya Menko Maritim, akan bisa memperjuangkan masalah tersebut. "Kami menuntut karena selama ini, DAU kami tidak pernah dihitung dengan luas laut. Pada saat, kunjungan Presiden Joko Widodo di Maluku bersama ketua DPR RI Setya Novanto, berjanji akan menaikan 50 persen dari nilai DAU tahun ini. Tapi, setelah mendengar pemparan Direktur pembiayaan dan Transfer Non dana perimbangan DJPK kementrian Keuangan Ubaidi Socheh Hamidi, kami sangat kecewa. Karena itu kami berharap pak Luhut yang dikenal sebagai orang yang punya kedekatan dengan masyarakat Maluku-Malut untuk turut memperjuangkan agar ini disampaikan pada rapat bersama presiden,"jelas dia Menanggapi permintaan ini, Luhut mengatakan siap memperjuangkan usulan tersebut, Luhut mengaku akan membawa masalah ini pada rapat bersama Menteri dengan presiden. "Saya janji akan sampaikan ke presiden. Saya bukan tipe orang yang suka ingkar janji," ungkap Luhut kepada sejumlah wartawan, Jumat (7/4/2017) di pelabuhan Bitung. Selain masalah penambahan DAU, Luhut juga meminta kepada gubernur Malut, Abdul Ghani Kasuba agar mengusulkan lagi penambahan jatah lanjut studi S2 dan S3 dalam rangka percepatan peningkatan sumber daya manusia (SDM). "Masalah SDM ini sangat penting, semakin banyak orang pintar semakin bagus. Saya lihat jatah S2 dan S3 Malut masih sangat sedikit, karena itu, saya minta agar pak gubernur usulkan lagi penambahan,"katanya. Sementara itu, Luhut juga mengaku kagum, dengan ide gubernur membuat mancing mania di Pulau Widi Oktober mendatang. Luhut memastikan kegiatan mancing ini akan dihadiri Presiden. "ini ivent Internasional, sehingga perlu mendapat apresiasi atas kretifitasnya,"ungkap Luhut. (red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT