Home / Berita / Nasional

Pangdam Pattimura: TNI dan Polri Siap Hadapi Kelompok Radikal

08 Juni 2017
TOBELO, OT- Pengamanan TNI dan Polri untuk mengantisipasi kelompok radikal dan teroris yang masuk melalui wilayah perbatasan, khusus Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara terus ditingkatkan. Beberapa hari terakhir ini, Petinggi TNI dan Polri, baik dari pusat maupun daerah, gencar melakukan silaturrahim dan sosialisasi ke masyarakat yang ada di Pulau Morotai khususnya dan Maluku Utara umumnya. Sebelumnya, Kapolda Maluku Utara Brigjen (Pol) Tugas Dwi Aprianto, melakukan upacara gelar pasukan kesiapsiagaan dan sosialisasi pada masyarakat Pulau Morotai, Rabu hingga Kamis (8/6/2017) kemarin, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersilaturrahim dengan masyarakat Morotai, Ternate dan Tidore. Diwaktu yang bersamaan, Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Doni Munardo mengunjungi Kabupaten Halmahera Utara (Halut) guna bersilaturahhim dengan masyarakat. Dalam kunjungan kerja Pangdam bersama rombongan di Halut, turut hadir Kasat Brimob Polda Malut, Kombes (Pol) Anang Supena, dan diterimalangsung oleh Bupati Frans Manery, Dandim 1508 Tobelo Letkol Arh Herwin Budi Saputra, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda. Pangdam Pattimura menyampaikan, masalah pemberontakan kelompok radikal di Mendanao, Marawi Fhilipina. Secara geografis Maluku Utara sangat berdekatan dengan negara tersebut, termasuk Halmahera Utara. Untuk itu, TNI dan Polri tentunya tidak tinggal diam dengan situasi yang ada. "TNI dan Polri tidak akan diam dengan kondisi ini, sehingga kerjasama dengan masyarakat sangat diharapkan," ujarnya. Kata dia, jika sebuah kapal dengan kecepatan 20 km/jam, dipastikan 40 jam dari Marawi sudah bisa berada di Halmahera Utara. "Tidak menuntut kemungkinan kelompok-kelompok pemberontak bisa memanfaatkan para nelayan yang tidak tahu apa-apa bisa dipengaruhi dan menimbulakn stabilitasi keamanan nasional," ungkap dia. "Sekarang sudah banyak paham-paham yang sedang berkembang. Amerika teknologinya sudah mapan bisa mengalami kebobolan," ujarnya. Pangdam berharap, bupati agar secara rutin membangun silaturrahim dengan masyarakat, agar semua tokoh saling mengetahui dan saling mengenal. Sementara Bupati Halut, Frans Manery menyampaikan, terima kasih atas kunjungan Pangdam XVI Pattimura yang kedua kalinya di Halmahera Utara. "Ini menandahkan ada perhatian Pangdam terhadap Halut," terangnya. "Semoga dengan kunjungan ini juga dapat memberikan harapan keamanan selalu terkendali di Halut, seperti yang kami harapkan," harap Bupati. ((red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT