Pameran JKPI : Kota Ternate Promosikan Situs Budaya
17 April 2017
BALI, OT - Kota Pusaka memiliki peran penting dalam kaitannya dengan revitalisasi nilai-nilai budaya lokal untuk dapat bertahan dan berkembang dalam kehidupan masyarakat dunia yang mengglobal.
Dengan tema Pusaka Budaya, Alam Dan Saujana untuk Peradaban, Pemerintah Kabupaten Gianyar bekerjasama dengan Program Studi Doktor Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana dan Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Jakarta untuk menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JKPI VI tahun 2017 yang dipusatkan di Lapangan Astina, Gianyar Bali.
Rakernas JKPI Ke-VI juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Gianyar ke 246, bertempat di Kabupaten Gianyar, Bali, dari Sabtu 15 April sampai dengan Rabu, 19 April 2017.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala-kepala Pemerintahan Kabupaten/ Kota yang juga sebagai anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dari seluruh Indonesia.
Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Ternate hadir dan turut serta memperkenalkan potensi pariwisata dan produk-produk unggulan UMKM Kota Ternate lewat Pameran JKPI ke-VI yang dipusatkan d Lapangan Astina Kabupaten Gianyar, Bali.
Dalam pameran yang diselenggarakan selama 4 hari itu, Pemkot Ternate menampilkan keunggulan potensi pariwisata diantaranya, sejarah jalur rempah, destinasi wisata sejarah, produk unggulan UMKM serta penampilan tarian tradisional dana-dana dan gala.
Kepala Dinas Pariwisata kota Ternate, Samin Marsaoly kepada indotimut.com mengatakan, Dinas Pariwisata ikut berpartisipasi dalam pameran JKPI yang dipusatkan di Kabupaten Gianyar Bali.
Menurutnya, selain Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta BP2TSP juga ikut mempromosikan produk UMKM serta menampilkan kemudahan berinvestasi di kota Ternate.
"Selain Rakernas JKPI, ada seminar internasional, pameran dan pagelaran kebudayaan. Dinas Pariwisata, selain mengikuti pameran, kita juga mendapat kehormatan untuk menampilkan tariam daerah, dan yang kita tampilkan adalah tarian dana-dana,� kata Samin yang ditemui usai mengikuti pembukaan Rakernas.
Dia menambahkan, pada stand Dinas Pariwisata, selain memperkenalkan potensi pariwisata, pihaknya juga memperkenalkan budaya, objek wisata sejarah,�kita memperkenalkan budaya, objek wisata dan benteng peninggalan Portogis dan Belanda di Ternate, selain itu Alfred Russel Wallace yang pernah menjelejahi Ternate, juga kita hadirkan bersama sejarahnya.
Melalui kegiatan ini, Samin berharap kota Ternate dengan ragam budaya dan wisatanya dapat menjadi daya tarik bagi turis lokal maupun mancanegara. "Kita mempromosikan Ternate biar pengunjung atau tamu yang berkunjung ke Gianyar tertarik untuk datang ke Ternate.," pungkasnya. (thy/re(red)