Home / Berita / Nasional

Nobar G 30 S/PKI, Ribuan Warga Padati Lapangan Makodim 1508/Tobelo

Dandim : Sejarah harus kita pelajari
01 Oktober 2017
Suasana warga Kota Tobelo Nobar G 30 S PKI
TOBELO,  OT - Pemutaran film G/30 S/PKI oleh Kodim 1508 Tobelo, dihadiri oleh kurang lebih 1.500 warga Kota Tobelo pada Sabtu (30/9/2017) malam di lapangan Makodim Jln. Pemerihantahan, Desa MKCM, Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pemutara Film G/30 S/PKI yang dihadiri oleh Dandim 1508/Tobelo Letkol Arh Herwin Budi Saputra, Kasat Sabhara Polres Halut AKP Ishak Tanlain, Danyon Yonif RK 732/Banau (Dan Satgas) Letkol Inf Raymond Sitanggang, Kasdim 1508/Tobelo Mayor Inf Robi Manuel, Kasi Intel Kajari Halut, Erwin.

Selain itu, acara nobar turut dihadiri, Wadansatgas Yonif RK 732/Banau Kapten Inf Ivan, Perwira Kodim 1508/Tobelo, Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Inf Hajid Mahmudi, Perwira Satgas Yonif RK 732/Banau, para Kades, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Warakawuri, Anggota Kodim 1508/Tobelo, Anggota Satgas Yonif RK 732/Banau, Kader Bela Negara, Asosiasi Bikers Halut (ABHU), serta ribuan masyarakat Halut, 

Dalam sambutannya, Dandim 1508/Tobelo, Letkol Arh Herwin Budi Saputra menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tobelo yang dapat hadir di Makodim 1508/Tobelo untuk menyaksikan film dokumenter Pengkhianatan G 30 S/PKI.

Dandim mengharapkan kepada seluruh masyarakat Tobelo dapat menyimak film ini, agar tidak mudah disusupi oleh paham-paham komunis. 

"Dengan pemutaran film ini dimana kita dapat memperat tali silahturahmi dan kebersamaan antara masyarakat dan TNI yang dimana dapat menjaga keutuhan Negara kita," kata Dandim. 

Selain itu Dandim meminta kepada seluruh masyarakat agar dapat mengetahui sejarah silam negara ini, lewat pemutaran film G 30 S/PKI, dengan tujuan agar masyarakat tidak melupakan sejarah kelam kekejaman PKI. 

"Sejarah harus kita pelajari terus, agar kita tidak melupakan tentang sejarah," ujar Dandim. 

Menurutnya, dengan pemutaran film ini dapat memberikan ingatan kembali tentang kejahatan-kejahatan dan prilaku komunis yang ingin menghancurkan dan merubah Pancasila serta UUD 1945 pada tahun 1965 silam. 

"Maka itu saya harapkan kepada semua agar tidak terhasut dan terprovokasi oleh siapaun yang ingin mengadu domba antar sesama ataupun antar agama," tukas Dandim. 

Amatan indotimur.news, pelaksanaan  nobar yang dilaksanakan oleh Kodim 1508/Tobelo, ribuan masyarakat sangat antusias menonton film yang disutradarai oleh Arifin C Noor itu. 
Selain di lapangan Makodim 1508 Tobelo, pemutaran film kekejaman PKI tahun 1965 itu, juga dilaksanakan di masing-masing Koramil jajaran Kodim 1508/Tobelo.


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT