Home / Berita / Nasional
07 Agustus 2019

Musik Bambu Tada di Festival Morotai Raih Rekor Muri Dunia

ribuan kolosal dan orkestra bambu tada

DARUBA, OT – Tarian kolosal dan musik tradisional bambu tada yang dimainkan 2.124 orang oleh masyarakat Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut), berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Acara itu dilaksanakan pada puncak acara Festival Morotai tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai di lapangan Sail Morotai, Rabu (7/8/2019) pagi tadi.  

Alat musik tradisional yang terbuat dari pohon bambu serta diiringi juk dan kaste (alat musik tradisional) yang dimainkan oleh ribuan masyarakat Morotai dari perwakilan masing-masing desa di lima kecamatan itu, dilatih oleh koreografi Eko Pece.

Senior Meneger Muri, Anwar Raharjo usai melakukan verifikasi menyampaikan, sebuah kehormatan bagi Muri karena dapat menyaksikan pagelaran yang sangat langkah di dunia.

“Rasa harum kagum dan bangga pada hari ini bisa menyaksikan pagelaran yang ditampilkan dapat menggambarkan semangat Muri,” ujar Anwar, di hadapan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Morotai Beny Laos serta sejumlah tamu.

Ia mengatakan, bambu tada tidak hanya meraih rekor nasional melainkan dunia. “Pada hari ini tidak hanya kami cetak sebagai rekor nasional, dengan bangga dan hormat kami berikan rekor dunia tercatat pada tahun 2019,” tegas senior maneger Muri.

Menurutnya, jumla peserta Bambu tada yang ditargetkan Pemda Morotai berjumlah 2019 sesuai dengan tahun festival, namu hasil verifikasi lebih dari target. “Setelah kami verifikasi ternyata peserta melebihi, yakni 2.124  peserta pagelaran terbanyak di dunia, dan ini luar biasa,” ucapnya.

Usai menetapkan rekor Muri dan dunia, piagam penghargaan lalu diberikan ke Pemkab Morotai melalui Bupati Morotai yang disaksikan Menteri pariwisata dan ribuan peserta pemain musik bambu tada.(hiz)


Reporter: Hizbullah Ode