TOBELO, OT – Kepala Bandar Udara (Bandara) Kuabang Kao Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Provinsi Maluku Utara (Malut), Abdul Samad ,Rabu (27/9/2017), menemukan sebuah mortir yang diduga bekas peninggalan perang dunia kedua di sekitar Bandara.
Mortir sepanjang 60 cm, itu ditemukan Abdul Samad dekat kantor Bandara Kuabang Kao, saat sedang memeriksa barang-barang Bandara, di lokasi penyimpanan barang Bandara.
Informasi yang dihimpun indotimur.news menyebutkan, saat Kepala Bandara Kuabang Kao, Abdul Samad mengecek tumpukan besi di sekitar tempat penyimpanan barang, dirinya melihat besi yang berbentuk seperti mortir.
Atas temuan tersebut, Kepala Bandara, Abdul Samad langsung memerintahkan salah satu pegawai bandara, untuk menghubungi Koramil 1508-03/Kao untuk memastikan benda tersebut.
Tak berselang lama, Danramil 1508-03/Kao Lettu Inf Prasojo, beserta anggota sampai di lokasi dan mengidentifikasi benda yang diduga mortir tersebut.
Setelah dicek, Dandramil dan anggotanya dapat memastikan bahwa benda tersebut adalah mortir yang diduga masih aktif.
Atas temuan tersebut, Danramil 1508-03/Kao selanjutnya melaporkan penemuan mortir di kawasan Bandara Kuabang Kao, kepada Dandim 1508/Tobelo.
Atas perintah Dandim, Danramil 1508-03/Kao selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Kao untuk menindaklanjuti dengan menerjunkan tim Jihandak.
Untuk mengamankan lokasi penemuan mortir, Danramil menghimbau kepada para pegawai bandara dan maayarakat untuk tidak mendekati lokasi penemuan mortir sebelum diamankan oleh Tim Jihandak.
"Saat ini tempat penemuan Mortir sudah di beri Police line oleh Polsek Kao sampai menunggu Tim Jihandak," pungkas Danramil.