Home / Berita / Nasional

Mantan Rektor Maju Sebagai Calon Kades Di Halut

Nyoter: Bupati Berikan Apresiasi Kepada Doktor Cakades
26 September 2017
Mantan Rektor Uniera, Julius Mojau Calon Kepala Desa Ngajam (Kameja Putih) bersama Kadis PMD dan Pemdes Halut

TOBELO, OT - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak 4 Oktober mendatang pada sejumlah desa di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), juga diikuti salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) bergelar doktor, yang juga mantan Rektor Universitas Halmahera (Uniera).


Kepala Dinas PMD dan Pemdes Halut, Nyoter Koenoe menyampaikan, dari sekian Cakades yang mengikuti tes tertulis ini, menariknya ada salah satu Cakades bergelar doktor, yang juga mantan rektor Uniera.

"Ini juga bagi kami sebuah prestasi di pemerintahan, karena baru kali ini seorang Cakades bergelar doktor di Halut. Beliau (Julius) melepaskan egonya sebagai doktor untuk mendedikasikan dirinya bagi masyarakat. Saya sangat memberikan apresiasi terhadapnya," tandas Nyoter kepada indotimur.news di SMA Binsus Halut, Selasa (26/9/2017).

Menurutnya, jika Julius terpilih nanti pada Pilkades serentak di 4 Oktober mendatang, maka desanya akan dijadikan desa percontohan di Halut. Karena desa dipimpin oleh seorang doktor, yang secara akademis tidak diragukan lagi.

"Ini hal yang luar biasa, bahkan Bupati juga memberikan apresiasi budi baik Julius atas rencana pengabdiannya di desa. Beliau sudah tidak diragukan lagi, tinggal mengikuti pemilihan Kades," ujar Nyoter yang ditemui saat memantau pelaksanaan seleksi bagi 212 Cakades di SMA Binsus.

Sementara, mantan Rektor Uniera, Dr Julius Mojau mengatakan, dirinya melihat Loloda secara keseluruhan, dimana dirinya menjabat selaku Rektor Uniera belum membawa perubahan yang signifikan. Karena kaum intelektual mendiami di menara gading, teori sosial tidak membawa perubahan, hanya menjadi wacana.

Menurutnya, jika mereka yang mempunyai kemampuan akademik yang tidak mampu memajukan desa, bisa dipastikan bangsa ini tidak akan melangkah maju. Bahkan, hanya menambah masalah di bangsa ini.

"Saya memberanikan diri  Cakades, karena telah mempelajari hierarki perundang-undangan, seluruh kerangka regulasi masyarakat harus menjadi pilar bangsa ini. Undang-undang desa menjamin, makanya saya bisa mencalon Kepala Desa, kalau tidak saya tidak akan Cakades," ujar Julius Calon Kepala Desa Ngajam Kecamatan Loloda.

Dikatakannya, untuk memajukan bangsa ini, maka pengembangan ekonomi desa dengan baik, agar tidak ada lagi beras raskin. 

"Jika saya terpilih nanti akan berkoordinasi dengan semua stakeholder di Halut termasuk dengan para kades untuk memajukan desa dari daerah pinggiran, termasuk desa Ngajam bisa dijadikan desa percontohan di Halut," janji Julius, sembari optimis pada Pilkades nanti bisa memenangkan kontestasi politik di Ngajam. (ds)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT