Home / Berita / Nasional

Malut Jadi Wisata Mancing Dunia Pertama di Indonesia

26 September 2017
Kadis DKP Malut, Buyung Radjiloen

SOFIFI, OT- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi Maluku Utara, Buyung Radjiloen akan menargetkan Malut dijadikan sebagai wisata mancing dunia, sehingga agenda Widi Internasional Fishing Tournament (WIFT) sebagai pintu masuk.

Menurut Buyung, semua daerah di Indonesia sama, tapi Malut sedikit menarik karena wisata mancing baru pertama di Indonesia. "Malut melakukan wisata mancing ini jelas kaitannya dengan sektor Kemaritiman serta mendukung Indonesia sebagai poros Kemaritiman dunia," ujarnya.

Lanjut Buyung, belum jelas Malut dukung dari sisi apa, maka dengan adanya WIFT ini salah satu konsep yang bisa ditawarkan, karena lomba mancing manfaatnya berdampak luas, sehingga infrastruktur lebih diperhatikan pemerintah pusat.

"Semoga Malut dikenal dengan distenasi wisata mancing, maka adanya WIFT ini sangat penting," ungkap Buyung.

Dia mengaku, kalau bicara Malut sebagai wisata bahari dan budaya mungkin kalah bersaing dengan Bali bahkan daerah lain. Tapi wisata mancing Malut yang pertama di Indonesia.

Dikatannya, yang menarik saat ini ada daerah lain datang untuk melakukan studi banding di pulau widi. "Ada bocoran dari panitia ternyata ada pengakuan dari peserta dalam lomba mancing, teradapat  pejabat daerah seperti  Kendari dan Blomong," katanya.

Setalah Wift, DKP saat ini telah  membuat dua kapal mancing yang dipakai dalam melayani wisatawan yang ingin berwisata di pulau Widi. "Kabupaten/Kota lain ada spot mancing, sehingga   bersatu untuk mendorong Malut sebagai wisatamancing dunia.

"Saya sangat berharap gubernur dan bupati/wali kota bisa duduk satu meja untuk bicara potensi Malut kedepan," tandas dia. (al/adv)(al)


Reporter: Alfajri A. Rahman

BERITA TERKAIT