TERNATE, OT � Walikota Ternate, Dr H Burhan Abdurahman, SH MM atau lebih akrab disapa Haji Bur, dijadwalkan akan meresmikan ruang terbuka publik, Landmark pada Minggu (30/7/2017) malam bersamaan dengan acara pembukaan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-VIII.
Landmark atau Zero Point (titik nol) yang berada tepat di tengah kota ini, dulunya merupakan hamparan pantai, yang kemudian ditimbun untuk membuka space baru bagi masyarakat kota Ternate dan masyarakat Maluku Utara (Malut) pada umumnya.
Peresmian yang ditandai dengan penandatangan prasasti Landmark itu, juga akan dihadiri 7 kepala daerah anggota APEKSI Wilayah IV, diantaranya, Walikota Ambon, Walikota Gorontalo, Walikota Manado, Walikota Bitung, Walikota Tomohon, Walikota Surabaya, dan Wakil Walikota Tidore.
"Malam nanti, saya akan resmikan Landmark," ujar Haji Bur saat menjemput Walikota Surabaya Tri Rismaharini, di bandara Sultan Babullah Ternate, Minggu (30/7/2017) siang.
Menurut orang nomor satu di Pemkot Ternate itu, peresmian Landmark malam nanti akan dirangkaikan dengan acara pembukaan Muskomwil IV APEKSI ke-VIII, yang rencananya akan berlangsung hingga tanggal 1 Agustus mendatang.
Sementara itu, informasi yang dihimpun indotimur.com menyebutkan, hingga saat ini, tercatat sudah 6 Walikota yang terregistrasi di hotel Grand Daffam.
Para Walikota dari Ambon, Gorontalo, Manado, Bitung, Tomohon dan Walikota Surabaya, saat ini, telah berada di Ternate, sementara Walikota Tangerang Selatan, Airin yang juga ketua umum APEKSI, dijadwalkan tiba di Ternate, Senin besok.
Kepala daerah dari sejumlah wilayah di Indonesia Timur itu, juga dijadwalkan akan menghadiri pengresmian Landmark malam nanti, jam 19:00 waktu Ternate.
Amatan indotimur.com di kawasan Landmark, ratusan karangan bunga nampak memenuhi areal tersebut. Ucapan selamat dan sukses atas peresmian ruang terbuka publik itu, datang dari berbagai kalangan, mulai dari birokrasi, lembaga vertikal, pimpinan bank, pengusaha, ormas, paguyuban, bahkan dari masyarakat umum. (thy/red)<(red)