Home / Berita / Nasional

Lima Desa di Kecamatan Kao Barat Diterjang Banjir, Ratusan Warga Mengungsi

16 Januari 2021
Banjir di salah satu Desa di Kecamatan Kao barat, kabupaten Halmahera Utara (foto_ist)

HALUT, OT- Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara (Malut), sejak Jumat hingga Sabtu (16/1/2021) pukul 07.00 Wit, sebagain wilayah di daerah tersebut diterjang banjir. Salah satunya di Kecamatan Kao Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun indotimur.com dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan, sedikitnya ratusan rumah di lima desa di kecamatan tersebut terdampak banjir, yakni desa Pitago, desa Bailengit, Somaetek, Toguis dan desa Parseba.

Banjir terjadi karena sungai Wailamo yang melintasi lima desa itu mulai naik dan ke pemunkiman hingga masuk ke rumah warga lima desa dengan ketinggian lutut orang dewasa, sehingga warga langsung mengungsi ke daratan yang lebih tinggi.

Pada pukul 11.00 Wit tim BPBD Kabupaten Halut tiba di lokasi untuk mengecek lokasi bencana, sementara tim Basarnas kabupaten Halut dengan membawa 1 (satu) buah sekoci juga tiba di lokasi bencana guna membantu evakuasi warga.  Selain itu, personel koramil 1508-03/Kao juga ikut serta membantu mengevakuasi warga.

Warga yang mengungsi (Foto_ist)

Hingga pukul 16.06 Wit curah hujan yang mengguyur kecamatan tersebut tak kunjung reda, Camat Kao Barat Abner Tukang memerintahkan warga yang terkena dampak banjir dievakuasi ke SD Inpres Desa Kai, Gereja GMIH Elim desa Bailengit dan SMK Bina Karya desa Somaetek.

Bahkan hingga pukul 17.32 Wit ketinggian air di lokasi bencana mencapi 30 cm sampai 120 cm. Akibatnya, akses jalan transportasi dari desa Makarti dan sekitarnya terputus karena terendam banjir.

Sementara bantuan darurat yang sudah tiba di lokasi dari Kodim 1508/Tobelo berupa tenda untuk pengungsi yang dibawa langsung Pasi Ter Kodim 1508/Tobelo, Kapten Inf Indri Kuswanto beserta anggota.

Hingga berita ini publish ratusan warga masih berada di lokasi pengungsi. Dan belum ada keterangan resmi dari pemerintah maupun instansi terkait karena kondisi cuaca dan jalan serta tidak ada jaringan telepon di lokasi bencana.(red)


Reporter: Tim
Editor: Fauzan Azzam