Home / Berita / Nasional
19 Juli 2019

Kondisi Alam Membuat Pendistribusian Bantuan Terkendala

Kondisi pengungsi di daerah Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (ft_ist)

TERNATE, OT - Bantuan kemanusiaan untuk.korban gempabumi di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terus berdatangan.

Informasi yang dihimpun indotimur.com, pada Jumat (19/7/2019) menyebutkan, bantuan yang masuk melalui  posko induk Saketa terus bertambah.

Tercatat kurang lebih 12 truck besar, bantuan dari TNI,Polri maupun ormas dan yayasan kemanusiaan lainnya, hari ini masuk ke Halsel.melalui.Saketa.

Koordinator relawan Almunawwar, Maqboel yang saat ini berada di Kecamatan Gane Barat, melalui pesan Whatsapp menyampaikan, pagi tadi, pihak TNI dan Polri akan mendistribusikan bantuan ke daerah Gane Luar dan sekitarnya.

"Hari ini juga, logistik TNI dsn Polri akan masuk ke daerah Gane Dalam dengan titiik kumpul dan distribusi pada satu  tempat, kemudian didistribusi kembali ke desa-desa sekitar," kata Maqboel.

Kata dia, bantuan dari berbagai ormas, lembaga maupun perorangan melalui posko induk Almunawwar, telah terdistribusi di daerah terdekat Gane Barat, yaitu desa Balitata dan Oha.

"Rencana kami untuk mendistribusikan di 5 desa belum berhasil, baru 2 Desa, sedangjan 3 Desa terakhir belum bisa dijangkau karena kondisi laut tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan," ungkap Maqboel seraya menyebut, hari ini, pihaknya akan mendiatribusikan sisa bantuan ke tempat-rempat pengungsian di daerah Gane Barat.

Rencananya, tim relawan Almunawwae akan bergerak ke Bacan untuk mengambil kebutuhan logistik untuk dibawa ke Desa Gane Dalam, Desa Lemo-Lemo dan desa sekitarnya.

Maqboel menyebut, kendala yang dihadapi relawan di lokasi bencana, adalah mahalnya transportasi serta kondisi laut yang tidak bersahabat membuat distribusi sedikit mengalami keterlambatan.

"Rilis informasi dari BMKG terakhir, ketinggian gelombang laut Halmahera Selatan mencapai 3 hingga 4 meter, "ini juga menjadi kendala serius dalam hal pendistribusian apabila menggunkan bodi sampan atau speadboat," pungkas Maqboel. (thy)


Reporter: Ibenk