Kodim Tidore dan dJaman Beri Penghargaan Penjahit Bendera Merah Putih Pertama
25 Juli 2017
TIDORE, OT- Kodim 1505/ Tidore dan dJaringan Mahasiswa Nuku (dJaman), provinsi Maluku Utara (Malut), Senin (24/7/2017) kemarin, memberikan penghargaan kepada penjahit bendera merah putih pertama, Amina Sabtu.
Sekedar diketahui, Amina Sabtu adalah saksi sejarah sekaligus figur penting dalam menyatukan wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dan juga menjahit bendera merah putih yang dikibarkan pertama di wilayah Indonesia Timur, tepatnya di Tanjung Mareku Pulau Tidore pada tahun 1946.
Pengibaran bendera tersebut, sebagai simbol Tidore dan kepulauan Maluku bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Atas jasanya, Amina Sabtu mendapatkan penghargaan yang dikemas dalam Amina Award yang dilaksankan oleh dJAMAN dan Kodim 1505/Tidore.
Pemberian penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kepada sosok penting tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan diberikan langsung oleh Danramil 1506-01/Tidore, Mayor Inf Aliudin.
Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Harrisal Ismail Subing menyampaikan, jajaran Kodim 1505/Tidore sangat menghormati jasa ibu Amina Sabtu sebagai saksi sejarah dan salah satu tonggak sejarah pengibaran sangsaka merah putih pertama di Indonesia Timur.
�Hal tersebut tentu sebagai aksi heroik dari seorang Ibu Amina beserta beberapa nama yang terlibat dalam pengibaran yaitu Abdulah Kadir dan sejumlah pemuda Mareku, dimana pada saat itu dominasi kolonialisme yang memiliki pengaruh cukup kuat, namun tanpa ragu mereka melakukan tindakan heroik tersebut,� ujarnya.
Untuk itu, kata dia, sebagai generasi penerus sudah sepatutnya berterima kasih kepada para pendahulu.
(Penrem 152/re(red)