Home / Berita / Nasional

Kemenkominfo RI, Gelar Sertifikasi SKKNI Di Ternate

05 April 2017
TERNATE, OT - Pusat Pengembangan Literasi dan Profesi SDM Komunikasi, Badan Litbang SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggelar Sertifikasi Nasional Berbasis SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) Bidang Komunikasi Untuk Angkatan Kerja Muda Kota Ternate di Hotel Grand Daffam Ternate, Rabu (5/4) hingga Sabtu (8/4). Kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu perluasan kesempatan kerja dan peningkatan keterampilan kerja angkatan kerja muda khususnya lulusan SMK, D1, D2 dan D3 bidang komputer yang berprestasi untuk memperoleh sertifikat kepemilikan kompetensi. Kepala Bidang Literasi SDM Informatika, RM. Agung Harimurti dalam membacakan sambutan Kepala Litbang SDM Kemkominfo mengatakan, sasaran kegiatan ini guna terwujudnya SDM angkatan kerja muda bidang informatika, dan jika lulus nanti serta berhasil memiliki sertifikat, bisa digunakan untuk memperoleh pekerjaan. Dikatakan Agung, komitmen Kemenkominfo dari hasil sertifikasi ini akan di bawa oleh Menteri Kominfo ke pertemuan G20 di Jerman, pada tanggal 6 hingga 8 April, dan Indonesia akan membawa tiga isyu, yakni ekonomi berbagi, revitalisasi angkatan kerja dan infusi keuangan. "Jadi program kita ini ternyata akan di bawa ke isyu yang lebih besar yang menjadi isyu dunia melalui G20. SKK adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan keterampilan dan keahlian serta perilaku, bersama praktisi yang berpengalaman," ungkap Agung. Dia menambahkan, para peserta ini akan di uji kompetensi bidang programer dan junior administrator, dan jika lulus nanti akan memperoleh sertifikasi yang juga berlaku di tingkat Asean. "Harapan kami 75 peserta yang mengikuti sertifikasi ini bisa lulus 100 persen, sehingga mereka ini tidak menjadi pekerja kasar dan penonton di daerah sendiri, namun bisa menjadi pemain di negara sendiri bahkan di Asean," katanya. Sementara itu Sekretaris Kota Ternate, M. Tauhid Soleman dalam sambutanya mengatakan, pelatihan sertifikasi ini sangat penting untuk menyiapkan SDM yang siap tampil dan bukan hanya menjadi penonton saja, tetapi menjadi global player. "Seperti yang selama ini di cita-citakan yaitu peningkatan daya saing tenaga kerja di bidang komunikasi dan informatika, maka peningkatan kompetensi SDM sangat diperlukan agar terjadi kesesuaian antara perkembangan kompetensi kerja dan tuntutan kebutuhan pasar, sehingga bisa mencapai hasil optimal sesuai potensi yang ada," kata Tauhid di hadapan para peserta. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, usai acara pembukaan menyatakan, kegiatan pelatihan kompetensi yang di lakukan selama tiga hari ini, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta agar bisa memperoleh sertifikasi. "Para peserta ini harus fokus agar mereka bisa sama seperti peserta sertifikasi di Tanjung Pinang, yang lulus 92 persen. Sehingga peluang mendapatkan pekerjaan lebih terbuka lagi bagi mereka," pungkasnya. (thy/red)<(red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT