Home / Berita / Nasional

Jembatan Penghubung 6 Desa Di Malut Ambruk

14 Mei 2017
TIDORE,OT- Jembatan sekaligus jalur alternatif yang menghubungkan 6 Desa di kecamatan Oba Selatan, Tideore Kepulauan (Tikep) Propinsi Maluku Utara ambruk. Berdasarkan laporan yang diterima Kapolda Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto dari Polres Tikep kemudian diterima redaksi indotimur.com, peristiwa ambruknya jembatan penghubung ini disebabkan tanah yang berada di sisi sungai longsor akibat curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam tadi. Peristiwa amburuknya jembatan tersebut awalnya diketahui oleh warga setempat, kemudian melaporkan ke Polres Tikep. Tak berselang begitu lama, anggota Bhabinkamtibmas, Brigpol Gaus langsung menuju lokasi sekaligus melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Payahe serta aparat desa dan kecamatan. Sementara itu, Kapolsek Payahe, IPTU Paultri Yustiam mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi bersama aparat desa dan kecamatan sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak melewati jembatan tersebut yang dapat membahayakan pengendara. "Kita sudah pasang spanduk agar behati-hati saat memaksakan kendaraan melewati jembatan," jelas Kapolsek. Menanggapi amburuknya jembatan tersebut, Ketua Pemuda Payahe, Hamid Rano, meminta kepada pemerintah propinsi agar segera meninjau langsung jembatan tersebut dan memperbaiki jembatan penghubung 6 desa ini. Sebab, di khawatirkan masyarakat yang melewati jembatan bisa berakibat fatal. "Kita berharap ada langkah secapatnya dari pemerintah, supaya jembatan ini segera di perbaiki. Ini kan akses penghubung 6 desa. Kita khawatir jika ada masyarakat yang nekat melewati jembatan. Jangan sampai ada korban jiwa," tutupnya. Hamid juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Malut dalam hal ini Polres Tikep dan Polsek Payahe, karena dengan sigapnya menanggapi laporan dari masyarakat sekaligus mengimbau untuk sementara tidak melewati jemabatan tersebut. (ar(red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT