Ini Pesan Menteri Kesehatan RI Saat Membuka Jambore PLA Malaria ke III di Ternate
27 April 2017
TERNATE, OT - Menteri Kesehatan RI Prof. DR. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), menghadiri pembukaan Jambore PLA Malaria ke III dan Peringatan Hari Malaria Sedunia ke 10, Kamis (27/4/2017) yang dipusatkan di lapangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN), Bastiong Ternate Selatan.
Acara pembukaan Jambore PLA Malaria ke III dan Peringatan Hari Malaria Sedunia ke 10, selain hadiri Menteri Kesehatan, nampak sejumlah kepala daerah di Maluku Utara, Walikota Ternate, Forkompimda Kota Ternate dan SKPD Kota Ternate.
Pembukaan Jambore PLA Malaria ke III itu dimeriahkan oleh tarian daerah dan musik etnik serta atraksi marching band dan parade Polisi cilik binaan Polres Ternate.
Jambore Malaria ini rencananya akan berlangsung selama dua hari yakni dari tanggal 27-29 April 2017.
Menteri Kesehatan RI Prof. DR. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), dalam sambutannya, mengungkapkan kebanggaannya terhadap upaya Pemerintah dan masyarakat kota Ternate, dalam menekan angka penderita Malaria.
Menurutnya, Kementerian Kesehatan RI mempunyai program hidup sehat, sehingga, dirinya mengajak agar menerapkan hidup sehat.
Menteri mengemukakan kekagumannya kepada sejumlah atraksi anak-anak yang begitu enerjik menampilkan tarian soya-soya dan atraksi polisi cilik.
�Ternate sangat terkenal sejak dulu dengan perlawanan penjajah dan berhasil mengusir bangsa Kolonial keluar dari Jajirah Al-Mulk. Jika penjajah saja bisa diusir kenapa nyamuk malaria tidak bisa?, kita harus bisa mengusir nyamuk,� gurau menteri yang sambut tepuk tangan dan gelak tawa para pejabat yang hadir.
Pada kesempatan tersebut, Menteri juga menyarankan agar menanam serai, untuk mengusir nyamuk �kalau kita menanam serai saya kira kita bisa membuat produk pembersih rumah dan dapat mengusir nyamuk, kelambu juga harus di pakai agar terhindar dari gigitan nyamuk malaria, saya juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Pemerintah Kota Ternate yang ke 18�, tutur Ibu Menteri.
Sementara itu, Walikota Ternate, DR H Burhan Abdurahman SH,MM dalam sambutannya mengatakan sebagai wujud implementasi visi misi Bahari Berkesan maka langkah-langkah program kegiatan pengendalian penyakit malaria di Kota Ternate saat ini telah menunjukkan hasil yang baik yang ditandai dengan menurunnya insiden Malaria hingga 1,9/mill pada tahun 2011 dan pada tahun 2012 menurun manjadi 1,7/mill, sedangkan pada tahun 2016 menurun jauh menjadi 0,2/mill.
�Bila dibandingkan dengan indicator Nasional Annual Parasit Insidence (API) kurang dari 1%, hal ini menandakan bahwa semakin menurunnya angka Penyakit Malaria di Kota Ternate.
Berdasarkan data di atas maka perlu dilakukan penilaian indicator pengendalian Malaria menuju eliminasi berdasarkan kebijakan daerah yang terfokus dengan memprioritaskan strategi, pendekatan program yang berbeda pada sector tertentu dengan melibatkan sector terkait menuju akselerasi eliminasi Malaria, mengingat Kota Ternate sudah mempunyai wadah Pusat Pengendalian Malaria (Malaria Center) Kota Ternate� jelas Walikota di hadapan Menteri Kesehatah RI.
Selanjutnya, sebagai wujud tindak lanjut dari gerakan Gebrak Malaria yakni gerakan berantas Malaria sebagai strategi nasional dengan tujuan menurunkan angka kesakitan dan kematian dengan cara memutus mata rantai penularan sehingga penyakit Malaria tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat di Ternate.
�Sebagai wujud gerakan tersebut, serta menyongsong dan mensukseskan Jambore Kader PLA Malaria untuk mencapai target Ternate Bebas Malaria saya sudah mengambil langkah diantaranya, membentuk Malaria Center, menyiapkan perda tentang Pengendalian Malaria, Gerakan Jumat Bersih,Gerakan menanam Tanaman Anti Nyamuk, Sosialisasi dan Penyuluhan Kesadaran Lingkungan yang Sehat, Pencanangan Ternate Bersih, Pembentukan forum CSR yang melibatkan seluruh BUMN dan BUMD di Kota Ternate melalui partisipasi bantuan sarana kebersihan, Penyusunan Renstra Aksi Pengendalian Malaria� ujar Walikota.
Selain itu Walikota Ternate juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu Menteri Kesehatan beserta jajarannya atas koordinasi, petunjuk, bimbingannya dalam penyelenggaraan Jambore Eliminasi Malaria ini.
Sebagai tanda resminya pelaksanaan Jambore PLA Malaria ke III, Menteri Kesehatan RI, didampingi Wakil Gubernur Maluku Utara, Walikota Ternate serta sejumlah pejabat dari kabupaten/kota di Maluku Utara, melakukan pemukulan gifa sebagai simbol resminya pelaksanaan Jambore PLA Malaria ke III, di kota Ternate. (thy/re(red)