Home / Berita / Nasional

Ini Jumlah Rumah Yang Terendam Banjir di Kecamatan Oba

18 Juni 2017
TIDORE, OT- Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut), telah mendata rumah warga yang terendam banjir di kecamatan Oba dan Oba Tengah, Sabtu (17/6/2017). Dari dua kecamatan itu, terdapat 8 desa dan 1 kelurahan yakni, Kecamatan Oba Tengah, Desa Yehu, Tului dan desa Tauno sedangkan di Kecamatan Oba yaitu Desa Tului, Talagamori, Bale, Koli, Desa Kosa dan Kelurahan Payahe. Wali Kota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim di dampingi Kapolres Tidore, Dandim 1505 Tidore dan sejumlah SKPD Teknis lansung meninjau lokasi banjir, Minggu (18/6/2017), menuju lokasi di Desa Yehu. Di desa itu, warga melaporkan terdapat 50 rumah yang terendam banjir, desa Lola 28 rumah dan sejumlah sumur yang amblas akibat diterjangan air. Sedangkan di Desa Tauno 20 unit rumah warga. Selanjutnya, desa Tului sebanyak 103 rumah warga yang terendam banjir, dimana ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Di Desa Talagamori sebanyak 68 rumah. Di Desa Bale 65 unit rumah terendam banjir sedangkan di Desa Koli sebanyak 186 rumah dan 23 hektar tanaman milik warga Transmigrasi rusak. Desa Kosa tercatat sebanyak 94 unit rumah warga Transmigrasi terendam banjir dan 122 unit rumah milik warga lokal juga ikut terendam. Sedangkan di Desa Payahe sebanyak 15 rumah. Selain merendam pemukiman warga, banjir juga mengakibatkan jembatan penghubung antara Kecamatan Oba dan Kecamatan Oba Selatan di Desa Kususinopa mengalami rusak parah. Dari semua laporan yang masuk, penyebab utama banjir adalah kondisi saluran air disejumlah lokasi seperti sungai Laka di Kecamatan Oba, tidak mampu menampung debit air yang besar. Oleh karena itu, Wali Kota Ali Ibrahim meminta agar Dinas PU segera menyelesaikan Normalisasi sungai Laka. Kata dia, dalam kegiatan proyek normalisasi kali ini, Pemerintah Daerah selalu terkendala dengan pembebasan lahan warga yang mematok harga sangat tinggi. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar masyarakat penuh kesadaran untuk mengikhlaskan lahannya yang masuk dalam lokasi, sesuai ketetapan pemerintah. Untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyerahkan bantuan darurat berupa air bersih siap konsumsi dan makanan instant. Bantuan diserahkan Wali Kota secara simbolis kepada perwakilan warga, namun untuk pembagiannya diserahkan kepada Dinas Sosial bersama BPBD yang mengkoordinir langsung pembagian kepada warga yang membutuhkan. ((red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT