Warga Halbar Kembali Di Landa Banjir
JAILOLO, OT - Hujan deras Di sertai angin kencang di hampir seluruh wilayah Maluku Utara ternyata menimbulkan kerusakan di sejumlah daerah.
Di kabupaten Halmahera Barat misalnya, empat desa di kecamatan Sahu terendam banjir. seluruh aktifitas warga di empat desa ini lumpuh total.
Keempat desa terkena dampak banjir yakni Desa Idam Gamlamo, Desa Gamomeng, Desa Golo dan desa Balisoang. Bahkan ketinggian banjir capai 1 meter sehingga mengakibatkan puluhan rumah warga tergenang banjir.
[caption id="attachment_5369" align="alignnone" width="700"] seorang warga melihat kondisi rumahnya tergenang banjir[/caption]
Data yang dikantongi media ini, pada Kamis (20/7/2017) Pukul 06.00 wit bertempat di Desa Gamomeng, Desa Idam Gamlamo Kecamatan, Desa Golo dan desa Balisoang Sahu Timur telah terjadi Banjir dengan ketinggian air 1 meter akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Halbar sejak Rabu (19/7/ 2017). Banjir ini merupakan banjir kiriman dari aliran sungai kering (barangka) dari Desa Worat-worat Kecamatan Sahu.
Adapun dampak dari musibah banjir tersebut, pagar Sekolah SD Inpres 48 Gamomeng Roboh, banjir merendam Rumah warga sebanyak 30 unit dengan ketinggian air 50 cm dari lantai rumah. dilaporkan saat ini sekitar 15 KK telah mengungsi ke rumah-rumah warga lain yang tidak terendam banjiirt.
Kejadian tersebut langsung direspon oleh Bupati Halbar, Danny Missy yang meninjau lokasi Banjir dan memerintahkan Pihak BPBD Halbar untuk Turun ke Lokasi banjir, guna melakukan penanganan awal dan mendata kerugian yang dialami warga.
Menurut Danny ketika saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya berjanji menindak lanjuti terkait persoalan tersebut, dimulai membenahi drainase dari beberapa desa yang terdampak banjir.
"Pastinya Pemda akan mengusulkan anggaran di perbuhan untuk secepatnya membuat drainase di empat desa ini," tandasnya. (el(red)