WHO Dukungan Penanggulangan Penyakit Kusta di Malut
27 Juli 2017
TERNATR,OT- Organisasi Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO), siap memberikan dukungan penanggulangan penyakit Kusta di Provinsi Maluku Utara (Malut).
Hal ini dikatakan Duta WHO untuk Indonesia, Mr Sasakawa, Kamis (27/7/2017) siang tadi di Grand Dafam Hotel Ternate, saat pertemuan dengan Wakil Gubernur Malut, M Natsir Thaib dan perwakilan Kementeria Kesehatan (Kemenkes) RI. �WHO akan memberikan dukungan terhadap penanggulangan penyakit kusta khusunya di Malut,� terangnya.
Kata dia, WHO berharap melalui media massa bisa membantu menyampaikan ke masyarakat, bahwa penyakit kusta bukan penyakit menular. Bahkan dapat disembuhkan dengan pengobatan gratis tanpa di pungut biaya.
�Data penyakit kusta WHO masih turun, dan akan mengambil data di penyakit kusta di Malut sampai tahun 2019 mendatang,� katanya.
Sementara Wakil gubernur Malut, M Natsir Thaib di hadapan duta WHO untuk Indonesia dan perwakilan Kementerian Kesehata menyampaikan, terima kasih atas kedatangan organisasi kesehatan dunia ke Malut, dalam rangka memperhatikan masalah penyakit kusta.
Lanjut wagub, penanggulangan penyakit kusta di Malut terkendala maslaah akses trnsportasi ke pedesaan dan daerah terpencil, sehingga penanggulangan penyakit kusta sedikit lambat. Untuk itu, perlu adanya perhatian khusus dan kerjasama dari pemerintah pusat yakni Kemenkes RI dan organisasi kesehatan dunia terhadap penyakit kusta di Malut.
�Saya meminta kepada Kementrian Kesehatan RI, agar menyiapkan sarana transportasi bagi penderitaan penyakit kusta di Malut,� harapnya.
Selain masalah akses transportasi, kata orang nomor dua Pemprov ini, bagaimana cara Pemprov bisa merubah pemikiran masyarakat terhadap penyakit ini. "Masyarakat berpikir penyakit kusta itu penyakit kutukan yang tidak bisa disembuhkan melalui tenaga medis, Sehingga Pemprov melalui Dinas kesehatan akan bekerjasama dengan Kabupaten/Kota guna menyelesaikan masalah ini," ujar wagub
(al)