MABA,OT- Bupati Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara, Rudy Erawan mengancam PT Antam Buli akan mengambil langkah tegas, jika tidak menyelesaikan sumbangan pendapatan ke Pemkab Haltim sesuai kesepakatan bersama antara Pemkab, DPRD dan PT Antam.
Bupati Rudy Erawan kepada wartawan mengatakan, sumbangan dari PT Antam untuk meningkatkan pendapatan daerah. "Selain PT Antam perusahan lain juga berkomitmen dengan Pemkab, dan mereka sudah selesaikan. Masa perusahan Plat merah kok belum selesaikan," kata Rudy malam tadi.
Dia mengaku, tiga haru lalu dirinya sudah meminta kepada Komisi II DPRD yang membidangi masalah Pendapatan untuk segera memanggi PT Antam. "Saya sudah desak Komisi II panggil PT Antam pertanyakan komitmen mereka," ujarnya.
Dikatakan, PT Antam harus didesak, karena setiap diminta selalu dengan alasan ada peraturan baru, sehingga Komisi II harus memanggil Direksi PT tersebut. "Ini bukan Pungli atau memaksa. Kan sudah ada kesepakatan bersama, tujuannya untuk pembangunan daerah ini," kata Rudy.
Rudy menegaskan, apabila DPRD memanggil namun tidak ada respon dari PT Antam, maka dirinya yang akan memanggil langsung Direksi PT Antam. "Jika saya yang ambil alih maka itu akan lain. Karena selaku kepala daerah saya akan buat kebijakan," tegasnya.
Lebih jauh kata dia, selama ini Pemkab Haltim belum mengambil kebijakan terkait aktivitas PT Antam yang menggunakan fasilitas Pemkab seperti jalan raya. "Makanya saya minta PT Antam selesaikan komitmennya, dan kepada Dinas Terkait serta DPRD segera panggil PT Antam," tegas bupati.
(red)