Sekarang, Masyarakat Hiri dan Moti Nikmati Listrik 24 Jam
13 Juni 2017
TERNATE, OT � Sekretaris Daerah (Setda) Kota Ternate, M Tauhid Soleman, bersama General Manager (GM) PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Indradi Setiawan, Kepala PLN (Persero) area Ternate, Awat Tuhuloula dan Kepala Kantor Pelayanan Hiri, Arbi Muhammad, Selasa (13/6/2017), secara resmi telah menjalankan pola operasi listrik 24 jam pada dua Kecamatan di luar pulau Ternate, yakni Kecamatan Hiri dan Moti, Provinsi Maluku Utara.
Pola Listrik 24 jam yang diberlakukan di kecamatan Hiri dan Moti, merupakan upaya PT PLN bersama pemerintah dalam meningkatkan pelayanan sistem kelistrikan pada sejumlah pulau di luar kota Ternate.
Sistim kelistrikan pulau Hiri dikelola oleh kantor pelayanan, yang merupakan salah satu perusahan milik PLN Area Ternate, dengan daya 180 KW, beban 85 KW, cadangan 75 KW dengan total jumlah pelanggan 453, yang menggunakan layanan listrik pra bayar.
GM PLN Maluku dan Maluku Utara, Indradi Setiawan mengatakan, upaya PLN menyediakan listrik di wilayah Maluku dan Maluku Utara memang cukup berat, karena masalah medan dan jarak yang sangat jauh, sehingga berdampak pada biaya operasi cukup mahal. "Kami harus kelola dengan baik, dan tanpa dukungan masyarakat, rasanya semuanya sangat mustahil kami dapat menjalankan operasi ini dengan baik," ujar Indradi.
Menurutnya, pihak PLN telah melakukan sosialisasi rencana pola operasi 24 jam sejak tanggal 22 Mei lalu, dan di tanggal 24 Mei pelayanan ditingkatkan dari 12 jam menjadi 24 jam.
Indradi berharap, masyarakat Hiri dan Moti untuk besama-sama pemerintah, menjaga asset berupa peralatan pembangkit listrik, sehingga masyarakat dapat merasakan dampaknya.
"Tentu hal ini juga tidak dapat terealisasi tanpa adanya peran dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Kami juga butuh dukungan dan bantuan dari masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama menjaga keandalan dari aset kelistrikan kita." tuturnya.
"Kami juga mengimbau kepada pemerintah dan masyarakat setempat, untuk bersama-sama memperhatikan jaringan listrik yang ada agar terbebas dari faktor-faktor yang dapat menyebabkan gangguan seperti pohon, hewan, dan lain-lain," imbau Indradi. (thy/red)<(red)