JAILOLO,OT- Dibalik jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum(PU) Kabupaten Halmahera Barat(Halbar) Malut, diduga kuat ada bekingan dari kontraktor Hengky Polisar.
Akibat titipan jabatan ini berimbas pada pembagian proyek bernilai Milyaran Rupiah. Dan pengerjaan proyek paling banyak dikerjakan oleh perusahan milik Hengky.
Menariknya, titipan jabatan ini diungkapkan langsung oleh Kadis PU Halbar M. Yusup saat di wawancarai sejumlah wartawan belum lama ini.
Yusup bahkan mengaku kalau dirinya menjabat kadis PU Halbar itu ada bekingan dari Kontraktor bernama Hengky Polisar sehingga tidak ada orang yang bisa menggoyangkan kedudukannya di lingkup dinas pekerjaan umum.
"saya menjabat jadi kadis PU di priode bupati Danny-Zakir ini karena ada bekingan dari Hengki Polisar sehingga tidak ada orang yang bisa mengantikan jabatan saya sebagai kadis PU Halbar", katanya.
selain itu, Yusup juga menyampaikan Ada dua orang pejabat di lingkup Pemda Halbar yang menjadi titipan Hengky kepada bupati Danny Misy. Kedua pejabat itu adalah dirinya sendiri serta salah satunya kepala inspektorat Halbar Julius Marau, yang pada saat itu mengikuti seleksi menjadi sekda Halbar.
"Julius Marau yang menjadi titipan Hengky Polisar, hanya saja pada saat Julius mengikuti proses seleksi Sekdadan akhirnya gagal. sehingga, saya secara pribadi lah yang menjadi titipan Hengky Polisar kepada bupati Danny untuk menjabat sebagai kadis PU dan itu tidak bisa digantikan oleh siapa pun," ungkapnya.
Dia juga menambahkan, untuk posisi jabatan kadis PU diakuinya banyak sekali yang ingin merebutnya, termasuk kepala bidang dilingkup PU itu sendiri. hanya saja berkat bekingan dari Hengky yang bermain hingga posisi dirinya tidak bisa di goyang baka sejak masa bupati Namto Hui Roba hingga sekarang. (elias)
&n(red)