Home / Hiburan / Komunitas

Wali Kota Ternate Hadiri Pelantikan Pengurus DPD KNPI Periode 2026–2029

Hayun Umamit Serukan ''Supremasi Sinergi''
04 Oktober 2026

TERNATE, OT - Pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate periode 2026–2029 resmi dilantik di Royal Resto Ternate pada Sabtu (3/10/2026).

Prosesi pelantikan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Ternate Dr H M Tauhid Soleman, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr Rizal Marsaoly, unsur Forkopimda, Sekretaris DPD I KNPI Maluku Utara, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI), para ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), serta jajaran senior dan tokoh pemuda.

Mengawali masa baktinya, Ketua DPD KNPI Kota Ternate terpilih, Haiyun Umamit, langsung menyerukan penguatan sinergi antarpemuda untuk menjawab berbagai tantangan dan persoalan di Kota Ternate.

Dalam pidatonya, Haiyun menegaskan, KNPI harus menjadi rumah besar bagi seluruh OKP sekaligus ruang bersama untuk melahirkan gagasan-gagasan produktif bagi pembangunan daerah.

Dia meminta seluruh elemen pemuda menanggalkan sekat-sekat organisasi dan menghentikan merasa paling unggul satu sama lain.

“Hari ini tidak ada lagi supremasi organisasi. Tidak ada lagi yang dianggap paling superior. Yang ada adalah supremasi sinergi untuk terus berakselerasi,” tegas Haiyun di hadapan para tamu undangan.

Haiyun mengajak kaum muda Kota Ternate untuk meninggalkan budaya mengeluh dan mulai mengambil peran aktif melalui karya serta kontribusi nyata.

Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga harus mampu menawarkan solusi konkret.

“Pemuda tidak cukup hanya kritis, tapi juga harus solutif. Kami tidak ingin hadir sekadar mempertanyakan persoalan, tetapi juga mengajukan pertanyaan kepada pemerintah kota: apa yang bisa kami lakukan untuk memperbaikinya?” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, KNPI Ternate berkomitmen memperkuat jejaring lintas OKP, akademisi kampus, komunitas, pemerintah, hingga masyarakat luas. Program penguatan literasi juga akan didorong guna meningkatkan kapasitas pemuda.

Sejumlah isu strategis di Kota Ternate turut menjadi perhatian utama KNPI periode baru ini, di antaranya masalah sampah dan lingkungan, dugaan praktik mafia BBM, krisis air bersih, tingkat kriminalitas, serta sektor kesehatan dan pendidikan.

Haiyun mengingatkan bahwa tantangan utama pemuda hari ini bukanlah persaingan antarsesama organisasi, melainkan masalah sosial yang dihadapi masyarakat.

“Musuh kita bukan sesama pemuda. Musuh kita adalah ketidakadilan, pengangguran, kemiskinan, narkoba, pungutan liar, serta kebijakan pemerintah dan DPRD yang tidak berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Dia memungkas pidatonya dengan menekankan bahwa gagasan harus menjadi kekuatan utama pemuda dalam mengawal arah pembangunan kota. Kritik dari pemuda hendaknya hadir dalam bentuk gagasan yang membawa solusi.

“Dengan gagasan, kita bisa menjadi bagian dari solusi atas sejumlah persoalan kota. Gagasan adalah bagian dari interupsi pemuda terhadap pemerintah Kota Ternate,” pungkas Haiyun.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, Dr H M Tauhid Soleman dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik sekaligus menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak utama perubahan di daerah.

Dia meminta KNPI Kota Ternate untuk hadir sebagai mitra kritis pemerintah yang konstruktif dan solutif.  

"Pemerintah membutuhkan pemuda yang berani menyampaikan gagasan, tetapi juga bersedia terlibat dalam mencari jalan keluar atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ujar Tauhid.  

Wali Kota dua periode itu menekankan agar pelantikan yang dirangkai dengan Rakerda KNPI tidak sekadar menjadi ajang seremonial.

Program kerja yang dirumuskan harus terukur, realistis, serta berdampak langsung pada penguatan kapasitas pemuda, kewirausahaan, ekonomi kreatif, literasi digital, hingga pelestarian lingkungan dan budaya lokal.  

Mengakhiri sambutannya, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu, mengajak KNPI untuk terus merawat persatuan, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya.

Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, melainkan subjek dan penggerak utama menuju Ternate yang unggul dan berdaya saing.

 (fight)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT