Home / Berita / Hukrim
09 Oktober 2019

Kasus Korupsi Jadi Perhatian Ditkrimsus Polda Malut

Direktur Kriminal Khusus Polda Maluku Utara, AKBP Alfis Shuaili

TERNATE, OT - Perkara kasus korupsi menjadi perhatian serius Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) melalui Direktorat Kriminan Khusus (Ditkrimsus). Selain perkara korupsi, Ditkrimsus juga  berkomitmen menangani pelanggaran-pelanggaran lainnya secaea serius.

Direktur Kriminal Khusus Polda Maluku Utara, AKBP Alfis Shuaili menegaskan, setiap kasus korupsi yang telah dilaporkan, akan menjadi perhatian serius untuk ditindak lanjuti.

Kata dia, semua kasus baik berdasarkan laporan atau temuan Ditkrimsus Polda Malut terus akan didalami, "apapun kasusnya itu sesuai Undang-Undang, ketika masih dalam tahapan penyilidikan maka kita akan sampaikan progres dan perkembangannya ke publik apabila sudah tahap I," ungkap Alfis kepada wartawan, termasuk indotimur.com.

Dia memastikan, semua kasus yang ditangani, baik tahapan sidik, lidik bahkan naik ke tahap I, akan terus disampaikan ke publik.

Meski demikian, dia menyebut, ada beberapa pertimbangan jika belum dipublikasikan, "apabila belum dipublikasikan perkembangan kasus tersebut maka itu penyidik masih memerlukan bukti tambahan sehingga bisa menaikan status kasusnya," ucap Alfis.

"Kita kumpulkan alat bukti, kita proses dan kita akan tindak lanjuti rencana apa yang akan kita lakukan pada kasus itu, namun jika belum artinya masih ada alat bukti yang harus dilengkapi," katanya. 

Orang nomor satu di jajaran Ditkrimsus Polda Malut ini mengaku kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang mengakibatkan kerugian negara merupakan kasus yang harus diteliti sehingga bisa mengetahui dimana letak kerugiannya, sehingga penyidik juga perlu petunjuk bahkan keterangan-keterangan saksi yang betul-betul meyakini penyidik.

Alfis menambahkan untuk keterangan dan saksi itu bisa ada petunjuk dan keyakinan kepada penyidik bahwa perbuatan yang disangkakan itu benar-benar cukup membuktikan adanya kerugian negara.(ran)


Reporter: Randy Basri