Home / Indomalut / Halbar

Tuntas! Semua Masih dalam Kendali Otoritas Pelabuhan

UPP Jailolo Juga Merilis Data Insiden di Pelabuhan dan Proses Penyelesaian
19 Agustus 2026
Foto list

HALBAR, OT - Ini data dirilis oleh otoritas Pelabuhan Jailolo terkait insiden KM. Permata Obi yang menabrak KM. Queen Mary pada Senin (17/08/2026) di Kolam/Pelabuhan setempat.

Dalam siran pers yang diterima redaksi indotimur.com dijelaskan bahwa sekitar pukul 08.20 WIT KM. Permata Obi baru tiba di Pelabuhan Jailolo dan akan melakukan olah gerak sandar kapal ke dermaga, dengan posisi sandar kiri.

Namun saat mendekati area dermaga, kapal mengalami dorongan angin serta arus yang begitu kencang sehingga kecepatan kapal tidak terkendali yang pada akhirnya menabrak buritan–belakang KM. Queen Mery saat itu sedang tambat dan melakukan emberkasi deberkasi penumpang.

Tabrakan keras sehingga tali tambat KM. Queen Marry putus seluruhnya dan kapal hanyut ke bagian utara tidak jauh dari dermaga.

Akibatnya dari KM. Permata Obi terdapat Goresan pada haluan kapal dan KM. Queen Marry (kena–tubruk) mengalami kerusakan; Pagar kapal di bagian deck 2 dan buritan kapal mengalami kebocoran dan seluruh tali tambat kapal putus.

Selain itu terdapat kerusakan satu buah Karet Fender Dermaga Sobek serta kerusaakan pada kendaraan roda dua sebanyak 6 Unit (Rusak Ringan) milik Penumpang yang sudah dimuat ke Kapal tersebut

Tetcatat kapasitas Kapal masing-masing  yakni untuk  KM. Permata Obi Gross Tonnage (GT) : 1.216 GT dinakodahi Fritz Mardianto milik Agen  PT. Pelayaran Putra Obi Mandiri Kapal tersebut diketahui dari Manado dengan tujuan lanjut ke Ternate.

Sementara KM. Queen Marry berkapasitas Gross Tonnage (GT) : 395 GT dinakodahi oleh
Mahfud Nuturamun milik PT. Ibu Putra Mandiri yang rencannya mau bertolak ke Kota Ternate.

Kepala UPP Jailolo Rosihan Gamtjim menyampaikan, semua masih dalam kendali. Peristiwa ini juga telah dilaporlan ke pusat yang tembusannya disampaikan ke Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Laut dengan data-data lapangan termasuk kronologisnya.

"Proses penyelesaian sudah ditempuh melalui mediasi di Kantor UPP Jailolo dan kedua belah pihak bersedia diselesaikan secara kekeluargaan. Maka semua masih dalam kendali," ungkapnya.


(deko)


Reporter: Hasarudin Harun
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT