Home / Berita / Feature

Ditlantas Polda Malut Bantu Biaya Pengobatan Ahmad Iksi, Anak Korban Kecelakaan Lalu Lintas

26 September 2020
Dokter dan petugas kesehatan RSU Dharma Ibu saat melakukan pengobatan terhadap Ahmad Iksi

TERNATE, OT  Seorang anak bernama Ahmad Iksi Pramada (12 ), warga RT 01 RW 01 Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara , Kota Ternate , Maluku Utara mengaku pasrah dengan kakinya kirinya yang mulai membusuk, akibat kecelakaan lalu lintas 2 tahun lalu. 

Kesulitan ekonomi keluarganya yang tidak mampu membiayainya untuk berobat, Ahmad Iksi terpaksa menahan sakit dan berbaring di rumahnya. Dia pernah berobat sekali menggunakan asuransi kecelakaan dari Jasa Raharja, namun tidak sembuh hingga tanggungan asuransinya selesai.  

Setelah itu, Ahmad Iksi hanya berobat apa adanya di rumah, apalagi dia hanya hidup dengan pamannya bernama Harman (26) disebuah gubuk di kelurahan tersebut. 

Mendapata informasi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara (Malut) merasa prihatin dan peduli sehingga langsung membantu biaya pengobatan Ahmad Iksi di Rumah Sakit Umuma (RSU) Dharma Ibu. 

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Maluku Utara, Kombes (Pol) B Twedi Aditya Bennyadhi mengatakan, atas dasar kemanusiaan, jajaran Ditlantas  Polda Malut membantu seorang anak berusia 12 tahun korban laka lantas di Ternate tahun 2018 silam.

“Atas rasa kemanusiaan, kami membantu anak ini, karena kedua orang tuanya, tidak ada, dia hidup bersama pamanya sehingga kami mengambil insiatif untuk mengobatinya,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara,  kepada indotimur.com, Sabtu (26/9/2020).

Twedi mengaku, informasi ini diketahui berawal dari anggota Ditlantas yang melakukan pembagian Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 di Kelurahan Tafure beberapa waktu lalu, dan mengetahui keberadaan Ahmad Iksi Pramada bersama pamanya yang tinggal disebuah gubuk berseblahan dengan pemukiman warga sekitar.

Atas informasi itu, anggota langsung mengambil data. Ternyata anak ini merupakan korban laka lantas dan hingga sekarang lukanya tidak pernah sembuh padahal kejadianya sudah 2 tahun lalu. Bahkan pelaku yang menabraknya sudah menjalani masa hukuman dan sudah selesai.

“Disaat anggota Tanya untuk berobat, jawaban dari Ahmad Iksi tidak mempunya biaya berobat sehingga anggota yang ada di lapangan langsung saya perintahkan untuk melakukan pengurusan semuanya, mulai dari kartu BPJS hingga biaya lainnya di Rumah Sakit,” ujar Twedi.

Lanjutnya, Ahmad Iksi tinggal di Ternate bersama pamanya yang bekerja disebuah bengkel kecil dengan penghasilan pas-pasan, sehingga tidak bisa membiayai Ahmad. Sementara orangtuanya tidak berada di Kota Ternate.

“Ibu dan bapaknya tidak di Ternate. Kami dapat informasi bapaknya berada di Jailolo sedangkan ibunya berada di Kota Ambon,” tutur Twedi

Untuk itu, pihaknya mengambil inisiatif akan berupaya mengurusi anak ini untuk berobat di RS hingga sembuh. Saat ini Ahmad Iksi sudah dibawa di RSU Dharma Ibu untuk menjalani pengobatan, sehingga Sabtu (26/9/2020) dokter sudah menangani Ahmad.

“Semoga dalam pengobatan ini berjalan dengan lancar, dan kami akan terus memantau perkembangan pengobatanya hingga selesai dan dinyatakan sembuh secara total,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun indotimur.com di lapangan, Ahmad Iksi Pramada kecelakaan pada tahun 2018 lalu, saat itu ia bersama ibu dan adiknya berboncengan dengan sebuah motor yang dikendarai ibunya, setibanya di jalan raya Kelurahan Toboleu, kecamatan Ternate Utara ditabrak sebuah dump truck sehingga mengakibatkan kondisi kaki kiri Ahmad luka parah.

(ran)


Reporter: Randy Basri

BERITA TERKAIT