HALTENG, OT- Dalam rangka mendorong transformasi sektor kelautan dan perikanan yang lebih modern, inovatif, dan berkelanjutan, Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) resmi meluncurkan dua inovasi unggulan, yaitu Gerakan Optimalisasi Perikanan Halmahera Tengah (Geropa Halteng) dan Sistem Informasi Perikanan Terintegrasi Halmahera Tengah (SiPatin Halteng).
Kedua inovasi tersebut dihadirkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pembangunan sektor perikanan melalui peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan tata kelola yang efektif, transparan, dan berbasis data.
Peluncuran kedua inovasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mempercepat transformasi sektor perikanan. Tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, Geropa Halteng dan SiPatin Halteng juga menjadi instrumen untuk memperkuat pemberdayaan nelayan dan pembudidaya, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menyediakan data perikanan yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program pembangunan perikanan.
Kepala Dinas Perikanan Halteng Ilham H. Suud mengatakan, Geropa Halteng dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi sektor perikanan, mulai dari peningkatan produktivitas, penguatan kapasitas pelaku usaha, hingga optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya perikanan yang dimiliki daerah.
"Melalui Geropa Halteng, kami mendorong peningkatan produktivitas nelayan dan pembudidaya melalui pendampingan teknis, penguatan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Harapannya, pelaku usaha perikanan semakin mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan nilai tambah usahanya,"ucap Kadis dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Di sisi lain, SiPatin Halteng dikembangkan sebagai sistem informasi digital yang mengintegrasikan berbagai data sektor perikanan dalam satu platform. Sistem ini akan menjadi pusat informasi yang mendukung penyusunan kebijakan, perencanaan program, monitoring, evaluasi, hingga pengambilan keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.
"SiPatin Halteng menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola perikanan yang lebih modern. Dengan data yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan,"jelasnya.
Melalui implementasi Geropa Halteng dan SiPatin Halteng, Dinas Perikanan berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, nelayan, pembudidaya, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi sumber daya perikanan di Kabupaten Halmahera Tengah.
Geropa Halteng dan SiPatin Halteng menjadi wujud komitmen Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Tengah dalam mempercepat transformasi sektor perikanan menuju tata kelola yang lebih maju, adaptif, dan berbasis inovasi.
"Melalui kedua inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah optimis dapat mewujudkan sektor perikanan yang semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Halmahera Tengah," tutupnya.
(red)








