Home / Pariwisata / Destinasi
09 Juni 2019

Tahun Ini Dispar Sula Fokus Bangun Objek Wisata Tanjung Waka

Kadis Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sula, Muhammad Drakel (foto_Randy)

SANANA, OT- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul)  melalui Dinas Pariwisata (Dispar) pada tahun 2019 ini akan fokus membangun objek wisata Tanjung Waka, Desa Fatkauyon Kecematan Sulabesi Timur (Sultim).

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Sula, Muhammad Drakel saat ditemui indotimur.com di lokasi objek wisata Tanjung Waka, Minggu (9/6/2019) mengatakan, pemerintah daerah Kepulauan Sula sengaja melaksankan hiburan bersama masyarakat di tempat wisata Tanjung Waka sekaligus melihat secara langsung bagaimana Pariwisata yang ada di tempat ini.

Menurutnya, destinasi yang ada di Tanjung Waka akan dikembangkan oleh Pemerintah Daerah karena ini merupakan tujuan utama wisata domestik dan mancannegara yang akan berkunjung di daerah ini. "Dinas Pariwisata Sula akan menjadikan wisata Tanjung Waka sebagai destinasi wisata yang bisa di andalkan, karena ada beberapa wisatawan mancanegara telah melirik Tanjung Waka," ujarnya.

Di Tanjung Waka, kata dia, ada beberapa objek yang bisa diandalkan, diantaranya Diving karena potensi alam bawah laut sangat bagus. "Oleh karna itu pengembanganya terus dilakukan agar lebih berkembang karena saat ini Dispar masih membuat masterplan pembangunanwisata tanjung waka," jelaasnya.

"Pembangunan fisik akan berlangsung pada bulan Oktober hingga September Tahun 2019, sementara non fisik sudah," katanya.

Selain itu, Dispar akan menargetkan kunjungan wisatawan ke Tanjung Waka sebesar-besarnya, baik itu kunjungan lokal, nusantara maupun mancannegara.

Kadis menambahkan, untuk destinasi Pariwisata di Kepulauan Sula ada beberapa tempat, tapi untuk Tanjung Waka pihaknya akan lebih fokus sesuai dengan masterplan.

"Kita akan buat penertiban tempat parkir, rest area, tempat ibadah dan tempat kuliner, karena salah satu sektor yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yakni dari kunjungan masyarakat ke destinasi Pariwisata yang ada," ujar Kadis. (red)


Reporter: Randy Basri