Home / Berita / Citizen Journalist

TP-PKK Kota Ternate Gelar Isbat Nikah Terpadu

18 November 2022
Foto bersama dalam kegiatan Isbat Nikah Terpadu di Gedung Wanita Kota Ternate

TERNATE, OT - Sebagai mitra pemerintah, TP PKK Kota Ternate terus berupaya menyukseskan berbagai program dan kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.

Selain bergerak pada bidang pemberdayaan, TP-PKK Kota Ternate juga memfasilitasi masyarakat Ternate yang belum memiliki status hukum perkawinan dengan menggelar Isbat Nikah Terpadu yang dipusatkan di Gedung Wanita Kota Ternate.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara  TP PKK Kota Ternate dengan Pengadilan Agama Ternate, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Ternate, serta Kantor Urusan Agama Kecamatan se-Kota Ternate.

Sidang Isbat Nikah Terpadu diikuti oleh 40 pasangan dari 86 permohonan yang di sampaikan.

Ketua TP PK Kota Ternate Marliza M Tauhid dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan respon TP PKK Kota Ternate sebagai mitra Pemerintah yang juga sangat peduli terhadap pentingnya status hukum perkawinan warganya. 

"Harapannya agar di tahun depan kegiatan seperti ini dilaksanakan juga oleh instansi terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil," harap Marliza.

Sementara Kepala Pengadilan Agama Ternate Djabir Sasole memberikan apresiasi terhadap kepedulian TP PKK Kota Ternate, "bahwa kegiatan ini merupakan gerakan kolaborasi yang sangat positif dan harus didukung," kata Djabir.

Menurutnya, kepedulian TP-PKK Kota Ternate menunjukkan bahwa program dan kegiatan dari TP PKK Kota Ternate menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat, terutama yang kesulitan mengakses kebutuhan terkait dengan hukum yang harus dipatuhi.

"Karena perkawinan yang tidak memiliki bukti dari Kantor Urusan Agama (KUA) konsekwensinya berat," katanya.

Untuk itu kata Djabir, sidang pengesahan nikah yang beberapa tahun lalu belum sah, ketika pengadilan menyatakan sah maka anak yang lahir dinyatakan sah identitasnya.

"Diharapkan kegiatan seperti ini terus dijalankan untuk tahun-tahun selanjutnya, demi memenuhi hak anak untuk memiliki identitas dan terlindungi secara hukum pada sisi kehidupan lainnya," tutup Djabir.

 (tima)


Reporter: Gibran

BERITA TERKAIT