Home / Ekonomi / Properti
06 Juni 2018

Tingkat Hunian Kamar Hotel di Malut Meningkat

TERNATE, OT- Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara (Malut), pada April 2018, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel sebesar 38,02 persen atau naik 4,91 poin jika dibandingkan dengan Maret 2018 hanya 33,11 persen.

Menurut Kepala BPS Provinsi Malut, Misfaruddin, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Malut pada April 2018 sebesar 58,15 persen atau naik 3,85 poin jika dibandingkan Maret 2018 hanya 54,30 persen. Sedangkan TPK hotel nonbintang, di bulan April 2018 31,12 persen atau naik 5,36 poin bila dibandingkan Maret 2018 sebesar 25,76 persen.

Kata dia, ada empat kelompok kamar nonbintang mengalami peningkatan TPK dibandingkan bulan Maret 2018. “Peningkatan TPK hotel paling tinggi 8,42 poin terjadi pada kelompok kamar 25-40. Dibandingkan dengan tahun lalu, TPK nonbintang mengalami peningkatan 3,03 poin,” ujar dia.

“Rata-rata lama menginap tamu pada April 2018 adalah 1,58 hari atau naik 0,03 poin jika dibandingkan bulan Maret 2018 hanya 1,55 hari,” terangnya.

Dia menjelaskan, rata-rata lama menginap tamu mancanegara pada April 2018 di Malut sebesar 3,55 hari atau turun 0,34 poin dibandingkan Maret 2018 3,89 hari. Sedangkan tamu Nusantara pada April 2018 1,57 hari atau naik 0,04 poin jika dibandingkan Maret 2018 1,52 hari.

“Secara keseluruhan rata-rata lama menginap tamu mancanegara dan Nusantara pada April 2018 sebesar 1,58 hari atau naik 0,03 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya hanya 1,55 hari,” kata Misfaruddin.

Sementara jumlah tamu mancanegara yang datang di Malut dan menggunakan fasilitas akomodasi pada April 2018, kata dia, sebanyak 117 orang atau naik 13,59 persen jika dibandingkan pada Maret b2018 hanya 103 orang.

Sedangkan jumlah tamu Nusantara yang datang di Malut menggunakan fasilitas alkomodasi pada April 2018 sebanyak 31,797 orang atau naik 9,19 persen dibandingkan Maret 2018 sebanyak 29,120 orang.

“Secara keseluruhan jumlah tamu mancanegara dan nusantara di Malut pada April 2018 adalah 31,914 orang atau naik 9,21 persen dibandingkan Maret 2018 yang berjumlah 29,223 orang,” ujar dia.(red)


Reporter: Sartika M. Bodja