TERNATE, OT - Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI. M. Saleh Mustafa, Senin, (23/3/2026), meresmikan Training Camp milik Maluku United FC yang berlokasi di Kelurahan Sango, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara.
Peresmian Training Camp Malut United ini menunjukkan bukti pengembangan sepak bola di kawasan Timur Indonesia.
Peresmian Training Camp ini, ditandai dengan pemotongan pita serta pemberian tali asih dari Malut United kepada puluhan anak yatim piatu yang disaksikan langsung Sultan Ternate, Sultan Tidore dan Wakapolda Maluku Utara, Danrem Baabullah serta Sekretaris Daerah Kota Ternate.
Letjen TNI M Saleh Mustafa yang juga pembina Malut United mengakui, Malut United merupakan salah satu tim muda yang terus berkembang karena pengembangan pembinaannya sangat terstruktur yang tidak hanya terfokus pada sepakbola senior tapi sampai pada anak usia dini.
“Apa yang dikakukan oleh Malut United ini, memang dilakukan juga olahraga di tingkat internasional yang dimulai dari usia dini,” katanya.
Jenderal bintang tiga itu mengungkapkan, Ternate sebagai pulau kecil dengan jumlah penduduk yang cukup padat, pengembangan olahraga di daerah sangat potensial untuk mencapai prestasi.
Dengan kehadiran Training Camp ini dia berharap, semua pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk memajukan Maluku Utara melalui olahraga sepakbola. “Kita berharap Maluku Utara bisa menjadi cahaya dari timur dengan semangat Marimoi Ngeno Futuru (Bersatu Kita Kuat),” tegasnya.

Sementara itu, Dirut Malut United, Dirk Soplanit dalam laporannya menyampaikan, Training Camp ini mulai dibangun yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh pemilik klub Malut United pada tanggal 1 Mei 2025.
Fasilitas yang dibangun di areal Training Camp diantaranya, dua lapangan latihan sepak bola masing-masing berukuran 72 X 110 M2 dan 48 X 104 M2. Dengan kualitas rumput berstandar FIFA, mess bagi pemain Nasional dan Official Klub dengan 22 kamar tidur serta 1 (satu) aula atau ruang serba guna.
Selain itu, Training Camp Malut United ini juga dilengkapi dengan 14 bangunan rumah tempat tinggal bagi para pemain asing dan keluarganya, Gymnasium atau gedung dengan peralatan olah raga yang cukup memadai yang dapat menunjang atau menjaga kebugaran dari setiap pemain Klub Malut United.
Terdapat pula fasilitas tempat ibadah musala, mes karyawan serta dapur yang untuk menyiapkan makanan setiap saat kepada para pemain dan ofisial hingga beberapa bangunan penunjang lainnya.
(fight)



















