Home / Nusantara

Semarak HUT RI ke-81, NHM dan Masyarakat Lingkar Tambang Perkuat Sinergi Lewat Lomba Mancing

13 Agustus 2026
Karyawan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) bersama masyarakat Desa Gamlaha dan Desa Bobale mengikuti lomba mancing dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di perairan Pantai Sisilang, Kecamatan Kao Utara, Halmahera Utara (Foto:Ist)

HALUT, OT - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) untuk mempererat hubungan dengan masyarakat lingkar tambang.

Melalui kegiatan bertajuk “Sosialisasi Jaga Laut dan Lomba Mancing Bersama Masyarakat”, NHM memadukan semangat kemerdekaan, sportivitas, silaturahmi, sekaligus edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

Kegiatan perdana yang melibatkan masyarakat dari dua desa lingkar tambang tersebut dipusatkan di Pantai Sisilang, Desa Gamlaha, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIT dan diikuti 50 peserta. Mereka terdiri atas 25 karyawan NHM serta 25 warga Desa Gamlaha dan Desa Bobale.

Dalam lomba tersebut, peserta menggunakan 10 armada perahu long boat dari Desa Bobale untuk menuju sejumlah spot pemancingan potensial di kawasan perairan antara Pulau Bobale, Desa Gamlaha, hingga Tanjung Pacikara.

Tak sekadar mengejar hasil tangkapan, lomba mancing ini juga mengedepankan prinsip keberlanjutan. Panitia menerapkan aturan ketat untuk memastikan kegiatan tidak merusak ekosistem laut.

Peserta hanya diperbolehkan menggunakan teknik memancing secara manual dan joran. Penggunaan alat tangkap yang berpotensi merusak lingkungan, seperti bom ikan, jaring, maupun racun, dilarang keras.

Kepala Desa Gamlaha Sepyukri Kriekhoof mengapresiasi inisiatif NHM yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan itu tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan manfaat edukasi bagi warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada NHM yang telah melibatkan warga Desa Gamlaha dan Bobale dalam lomba mancing ini. Lebih dari sekadar kompetisi, materi sosialisasi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi warga kami untuk semakin sadar dan peduli dalam menjaga kelestarian pantai serta ekosistem di dalamnya,” ujar Sepyukri.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi bertema “Menjaga dan Melindungi Biota Laut” pada pukul 15.00 WIT. Sosialisasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya teknik penangkapan ikan yang ramah lingkungan demi menjaga keberlangsungan sumber daya perairan lokal.

Coordinator-Rehabilit & Recl. Mine Closure Environment NHM, Rustam Salim, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menekankan bahwa menjaga kelestarian laut merupakan tanggung jawab bersama lintas generasi.

Menurut Rustam, laut tidak hanya harus dipandang sebagai sumber mata pencaharian masyarakat pesisir, tetapi juga sebagai warisan yang harus dijaga keberlangsungannya.

“Bagi kami, menjaga laut hari ini bukan sekadar menjalankan program, melainkan upaya nyata dalam menjaga napas kehidupan di masa depan. Kita harus menyadari bahwa setiap langkah kecil yang kita ambil saat ini, seperti berkomitmen pada teknik penangkapan ikan yang ramah lingkungan, adalah bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pelestarian,” ungkap Rustam.

Dia menambahkan, kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan menjadi modal penting dalam membangun kesejahteraan warga pesisir.

“Tindakan kita hari ini adalah investasi berharga. Dengan menjaga ekosistem laut tetap sehat dan lestari, kita sebenarnya sedang membangun fondasi untuk masa depan masyarakat yang lebih sejahtera dan lingkungan yang jauh lebih berkualitas bagi anak cucu kita nantinya,” katanya.

Sementara itu, Koordinator acara dari Departemen Government Relation & Permitting (Govrel) NHM, Agam Satria, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat lingkar tambang.

Menurut dia, kegiatan bersama masyarakat di Desa Gamlaha dan Bobale tersebut merupakan kegiatan perdana yang menggabungkan hiburan dengan edukasi lingkungan.

“Kegiatan yang melibatkan masyarakat lokal ini merupakan perdana dilakukan di dua desa lingkar tambang. Selain hiburan, ada edukasi tentang cara menangkap ikan dengan baik tanpa merusak lingkungan,” ungkap Agam.

Agam juga menyampaikan apresiasi atas dukungan manajemen dan Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Antusiasme peserta dan masyarakat menjadi gambaran bahwa pesan pelestarian lingkungan dapat disampaikan melalui kegiatan yang menyenangkan, partisipatif, dan inklusif.

NHM berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan kegiatan serupa di desa-desa lainnya. Selain mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat, kegiatan itu diharapkan mampu meningkatkan kepedulian bersama dalam menjaga kekayaan hayati perairan Halmahera agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

 (ier)


Reporter: Irfansyah
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT