TERNATE, OT – Operasi pencarian terhadap korban tabrakan dua unit longboat fiber di perairan antara Pulau Kabiu dan Pulau Tengah, Kabupaten Pulau Taliabu, akhirnya membuahkan hasil. Setelah empat hari pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa (4/8/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, melalui Kepala Subsie Operasi dan Siaga, Ferdinando Jofandri, mengatakan pencarian pada hari keempat diawali dengan briefing seluruh personel sebelum tim dibagi ke sejumlah sektor pencarian.
"Pada pukul 07.30 WIT, Tim SAR Gabungan mulai melaksanakan pencarian. Sekitar pukul 09.38 WIT, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 1°40'23.00"S / 124°57'39.00"E atau sekitar 0,40 nautical mile arah barat laut dari lokasi kejadian," kata Ferdinando.
Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi menggunakan longboat milik masyarakat bersama RIB 01 Sanana menuju Desa Tanjung Una. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Sanana, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Una, Pos Polairud Bobong, BPBD Pulau Taliabu, KUPP Bobong, masyarakat setempat, dan keluarga korban.
Sebelumnya, kecelakaan laut tersebut terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIT. Dua unit longboat fiber bertabrakan di perairan antara Pulau Kabiu dan Pulau Tengah, wilayah Desa Mbono, Kecamatan Taliabu Timur, Kabupaten Pulau Taliabu.
Akibat insiden itu, dua nelayan terjatuh ke laut. Warga bersama keluarga korban sempat melakukan pencarian dan berhasil menyelamatkan satu korban, sementara satu korban lainnya hilang hingga akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR Sanana untuk meminta bantuan pencarian.
Korban selamat diketahui bernama Samiun Kader (41), nelayan asal Taliabu Utara. Sementara korban meninggal dunia adalah Tedy Empesa (26), seorang nelayan asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
(ier)




