Home / Nusantara

‎NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen Terhadap Pengelolaan Lingkungan Yang Taat Dan Berkelanjutan

15 Juni 2026
‎Sertifikat PROPER Biru diserahkan dalam acara yang berlangsung di Sofifi, 10 Juni 2026 (istimewa)

‎HALUT, OT – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) kembali meraih penghargaan PROPER Biru dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) periode 2025–2026.

‎Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan tambang emas yang beroperasi di Halmahera Utara itu telah memenuhi seluruh persyaratan dasar pengelolaan lingkungan hidup serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‎Sertifikat PROPER Biru diserahkan dalam acara yang berlangsung di Sofifi, 10 Juni 2026. Penghargaan diterima langsung oleh Manajer Health, Safety & Environment (HSE) NHM, Widi Wijaya, dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara, Halim Muhammad.

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan instansi pemerintah, perusahaan pertambangan, serta pelaku usaha lainnya di Maluku Utara sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan peserta PROPER.

‎PROPER merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk menilai kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Program ini bertujuan mendorong kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

‎Manajer HSE NHM, Widi Wijaya, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang kembali diraih perusahaan tersebut.

‎“Alhamdulillah NHM mendapatkan PROPER Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk penilaian tahun 2025–2026. Dengan hasil tersebut, NHM dinyatakan memenuhi ketentuan (comply) terhadap regulasi yang berlaku. Kami berharap pencapaian ini dapat terus memotivasi seluruh tim untuk memberikan yang terbaik dalam pengelolaan lingkungan dengan dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

‎Widi menambahkan, tantangan pengelolaan lingkungan ke depan akan semakin besar seiring meningkatnya standar penilaian PROPER. Karena itu, NHM akan terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan agar tidak hanya memenuhi ketentuan yang berlaku, tetapi juga mampu mencapai kategori yang lebih tinggi.

‎“Tantangan ke depan adalah pemenuhan regulasi PROPER yang semakin ketat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan berbagai upaya terbaik dalam pengelolaan lingkungan. Harapannya, operasional NHM tidak hanya tetap memenuhi seluruh ketentuan perundang-undangan, tetapi juga mampu meningkatkan kinerja menuju aspek beyond compliance sebagai salah satu persyaratan dalam pencapaian PROPER Hijau,” katanya.

‎Menurut Widi, pengelolaan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Melalui penerapan standar operasional yang mengedepankan kepatuhan, pengelolaan risiko lingkungan yang berkelanjutan, serta perbaikan secara terus-menerus, NHM berkomitmen menjaga keseimbangan antara kegiatan operasional, perlindungan lingkungan, dan penciptaan manfaat bagi masyarakat serta para pemangku kepentingan.(ier)


Reporter: Irfansyah

BERITA TERKAIT