TERNATE, OT - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di wilayah Maluku Utara mulai tanggal 28 Pebruari hingga 3 Maret 2026.
Dalam rilisnya, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate menyebutkan, pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara umumnya bergerak dari Barat hingga Utara dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot.
Sedangkan wilayah Indonesia bagian Selatan umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot.
"Tinggi gelombang di perairan Maluku Utara rata-rata mencapai 1,25 - 2,5 meter, yang berpeluang terjadi di perairan Tenggara Morotai, Timur Laut Morotai, perairan Kepulauan Loloda, Kepulauan Barang Dua, perairan Ternate, Perairan Barat Bacan, Barat Daya Obi, Utara Mangoli, Barat Laut Obi dan Perairan Selatan Taliabu.
Disamping itu juga perairan Barat Laut Morotai, Tenggara Morotai, perairan Halmahera Barat, perairan Timur Kepulauan Halmahera, Barat Kayoa, perairan Gebe, Timur Sanana, Utara Taliabu serta perairan Timur Obi.
BMKG juga memberi peringatan terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, Kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kepada nakhoda juga motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktifitas berlayar.
Mencermati peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, Pemerintah Kota Ternate melalui BPBD turut menghimbau masyarakat terutama nelayan dan para pengguna jasa trasportasi laut untuk tidak memaksakan untuk berlayar jika kondisi cuaca tidak bersahabat.
BPBD juga meminta operator, pemilik dan pengelola speedboat untuk tetap berikhtiar dan tidak memaksakan berlayar jika kondisi angin kencang disertai gelombang tinggi.
"Terus pantau informasi cuaca di kanal resmi BMKG sebagai acuan dalam melakukan aktifitas, demi keselamatan bersama," imbau BPBD.
(fight)









