Home / Info Pasar

Kelompok Tani Binaan Pemuda Muhammadiyah Malut Panen Perdana Tomat Servo

19 April 2021

TERNATE, OT – Kelompok Tani Hijau Berseri binaan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Maluku Utara (Malut), Minggu (18/4/2021) pagi tadi melakukan panen perdana  tomat varietas servo di kebun percontohan Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan.

Hadir dalam kegiatan panen perdana itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara Faujan A. Pinang bersama jajaran pengurusnya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara Ridwan Elyas, Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Saiful Deni, Ketua Fokal IMM Maluku Utara Kasman Hi. Ahmad, Kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara Sri Hariyanti Hatari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate, Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate dan Kepala Balai Penyuluh Pertanian Ternate Selatan serta pimpinan dan ketua-ketua Ortom Muhammadiyah.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Faujan A. Pinang menyampaikan, lahan yang dijadikan sebagai kebun percontohan ini adalah milik Muhammadiyah yang luasnya kurang lebih 3 hektar, sehingga dimanfaatkan sebagai kebun percontohan pemuda.

Dari luas lahan itu kata Faujan ditempati oleh beberapa petani yang ada di kelurahan tersebut dan itu semuanya di bawah kelompok tani Hijau Berseri.

“Dalam kelompok tani ini bukan hanya ada kader pemuda Muhammadiyah atau kader Muhammadiyah, tapi juga ada warga sekitarnya. Ini semua merupakan binaan Pemuda Muhammadiyah Malut melalui bidang Buruh Tani dan Nelayan,” jelas Faujan.

Faujan mengatakan, saat ini lahan tersebut telah diisi dengan berbagai tanaman hortikultura berupa sayur mayur, cabai dan tomat. Dan untuk sayur mayur telah dilakukan beberapa kali serta maish terus bejalan panennya hingga sekarang. Sementara untuk tomat  varietas servo baru dilakukan panen perdana hari ini, selanjutnya akan dilakukan panen cabai.

"Di tengah naiknya harga tomat di Maluku Utara khususnya di Kota Ternate karena stoknya semakin berkurang. Alhamdulillah hari ini kami bisa menambah stok tomat di pasar yang ada di Kota Ternate, meskipun hasilnya panen hari ini hanya kurang lebih 200 kg," tutur Faujan.

Faujan mengaku, ini adalah bagian dari program bidang buruh tani dan nelayan sehingga diimplementasikan. Tapi tujuannya bukan semerta-merta karena program kerja sehingga harus dilaksanakan melainkan untuk mendorong para pemuda milenial juga ikut bertani di tengah Pandemi Covid-19, yang saat ini pemerintah lagi gencar mendorong program pertanian berupa pemanfaatan pekarangan dan tingkakan konsumsi pangan lokal.

Selanjutnya program tersebut akan diikuti oleh seluruh Pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten dan kota di Provinsi Maluku Utara. Faujan menambahkan, saat ini program dibidang masing-masing juga terus berjalan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan pemerintah Kota Ternate atas kerjasamanya selama ini, kami akan terus menjadi mitra strategis,” tutupnya Faujan.

Sementara Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara, Ridwan Elyas mengatakan, ini sesuatu yang luar biasa, selama ini tidak ada Ortom maupun organisasi lain yang peduli dengan hal ini karena lebih cenderung dengan hal-hal lain.

“Selama ini kan banyak yang hanya bicara, bisa kritik dan lain-lain, tapi jarang memperhatikan program seperti ini. Hari ini pemuda Muhammadiyah Maluku Utara sudah melakukan yang terbaik, sebagai pimpinan Muhammadiyah di Maluku Utara kami mendukung sepenuhnya terus bekerja di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujar Ridwan.

Ridwan menambahkan, Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara periode sudah mulai menunjukan eksistensinya dan mulai melaksankaan berbagai macam kegiatan. Inilah yang diharapkan Muhammadiyah bahkan semua stakeholder.  

Sedangkan kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, Sri hariyanti Hatari menambahkan, sumber inflasi terbesar  di provinsi Maluku Utara berasal dari dua sektor, yakni Pertanian dan Perikanan. Di pertanian adalah Tomat dan perikanan adalah Ikan Cakalang.

Dengan demikian apa yang dilakukan oleh Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara ini sangat luar biasa, karena bisa berpartisipasi memanfaatkan pekarangan atau lahan kosong yang dimiliki saat ini untuk kebutuhan pangan.

“Jarang sekali kita melihat organisasi yang terlibat langsung di masalah pertanian seperti hari ini dilakukan oleh Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara. Sekarang memang ada kelompok tani milenial tapi bukan digerakan oleh organisasi melainkan inisiasi orag-orang yang punya keinginan dan kepedulian di bidang pertanian,” kata Sri.

Sri menambahkan, sebagai Kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara dirinya mendukung penuh apa yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah hari ini.

Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate, Thamrin Marsaoly. Menurut Thamrin, keterlibatan Pemuda Muhammadiyah dibidang pertanian adalah sesuatu yang luar biasa sehingga harus didorong.

“Pemerintah Kota melalui Dinas Pertanian akan terus mendorong kelmpok tani Hijau Berseri di bawah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemuda Muhammadyah Maluku Utara,” singkatnya.(red)


Reporter: Tim
Editor: Fauzan Azzam

BERITA TERKAIT