Home / Berita / Hukrim
29 Oktober 2020

Kekerasan Wartawan Sering Terjadi, Wakapolres Ternate Akui Anggotanya Sering Tak Kontrol

Kompol Jufri Dukumalamo (foto_randi)

 

TERNATE, OT – Kasus kekerasan terhadap wartawan yang sering terjadi di Kota Ternate saat melakukan peliputan di lapangan oleh oknum anggota akibat tidak adanya kontrol terhadap anggota.

 

“Iya anggota kita di lapangan yang sering diduga melakukan kekerasan itu memang tidak terkontrol,” kata Wakapolres Ternate, Kompol Jufri Dukumalamo kepada indotimur.com di depan Mapolres Ternate, Kamis (29/10/2020).

 

Hal ini kata Wakapolres, karena dalam kondisi ricuh sehingga dirinya menyarankan kepada wartawan agar tidak berhadapan dengan anggota. Menurutnya, jikka jurnalis mengambil dokumentasi minimal sudah bisa melihat kondisi yang pas untuk mengambil dokumentasi.

 

“Jika berlawanan dengan anggota, maka akan ada persentuhan dan itu anggota tetap tidak terkontrol. Memang pekerja jurnalis dan anggota sudah dilindunggi oleh undang-undang, oleh karena itu saat di lapangan koordinasi sangat penting,” katanya.

 

“Kami menyarankan jurnalis saat di lapangan harus berkoordinasi dan komunikasi dengan anggota, jangan ada ego sektoral untuk jalin kebersamaan.” ujarnya.

 

Kompol Jufri mengaku, koordinasi dan komunikasi itu sanggat penting terhadap jurnalis dan anggota saat di lapangan, namun jika ada indikasi oknum anggota yang melakukan kekerasan di lapangan terhadap jurnalis pasti ditindak tegas.

 

Untuk itu, kepada jurnalis yang mendapatkan kekerasan terhadap anggota di lapangan karena terjadi miskomunikasi, maka secara institusi ada permintaan maaf dari pimpinan, dan akan mengambil tindakan tegas kepada anggota jika ada indikasi melakukan kekerasan.

 

(ran)


Reporter: Randy Basri