Home / Berita / Hukrim
15 Oktober 2020

Bejat, Pria 5 Istri di Ternate Perkosa Anak Kandung Sendiri

RS pelaku persetubuhan setelah diamankan polisi

TERNATE, OT - Seorang pria warga Kelurahan Fitu Kecamatan Kota Ternate Selatan berinisial RS (48), Rabu (14/10/2020) tadi malam, diamankan oleh aparat Kepolisian Resort (Polres) Ternate, Polsek Pulau dan Polsek Ternate Utara, setelah diketahui melakukan persetubuhan dengan anak kandungnya sendiri yang masih dibawah umur.

RS diamankan di Kelurahan Kulaba Kecamatan Ternate Barat sekitar pukul 21.50 WIT, malam tadi, setelah sempat diamuk massa karena melakukan tindakan bejat terhadap darah dagingnya sendiri.

"Diduga tersangka persetubuhan anak kandung sendiri sudah kita amankan di Satreskrim Polres Ternate," kata Kapolsek Ternate Utara, Iptu Joni Aryanto ketika di hubungi indotimur.com.

Kapolsek menuturkan, kasus ini terungkap, setelah korban RSS (13), melaporkan peristiwa yang dialaminya ke ibu asuhnya. Usai mendengar perbuatan sang ayah, keluarga korban langsung mendatangi Polsek Ternate Utara pada Minggu 11 Oktober untuk membuat laporan dengan perkara persetubuhan anak.

Keluarga korban yang lain kemudian mencari pelaku di rumah istri kelima di Kecamatan Pulau Ternate. Pelaku sempat diamuk masa sebelum diamankan polisi.

Dari keterangan yang diperoleh, pelaku melakukan persetubuhan terhadap anak sendiri yang berinisial RSS (13) sebanyak tiga kali di kamar rumah korban di Kelurahan Kulaba Kecamatan Ternate Barat, RT.04/RW.802 Kelurahan Kulaba Kecamatan Ternate Barat sejak tahun lalu.

"Mirisnya pelaku ini merupakan ayah dari korban yang merupakan anaknya sendiri," ucap Kapolsek.

Pelaku sehari-hari berprofesi sebagai sopir angkutan umum Kota Ternate dengan memiliki 5 orang istri. Sedangkan korban adalah anak kandung dari istri ketiga yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama di Ternate.

Saat ini, pelaku sementara diamankan di Mapolres Ternate untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. "Kita sudah amankan pelakunya, tinggal diproses lanjutan secara hukum yang berlaku," pungkasnya. (ran)


Reporter: Randy Basri