HALTENG, OT- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melalui Dinas Perikanan terus lakukan Pelatihan ini dalam rangka untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di sektor Perikanan.
“Saya ingin agar setiap kelompok yang diberikan sarana perikanan ataupun mengikuti pelatihan dapat benar-benar menjadi peserta yang menekuni bidang perikanan dan dapat bermanfaat buat mereka,”ucap Bupati Halteng Ikram M. Sangadji saat membuka Pelatihan di Aula Kantor Camat Weda, Selasa (4/8/2026).
Bupati berharap setiap kelompok yang menerima bantuan sarana perikanan maupun mengikuti pelatihan dapat benar-benar menjadi peserta yang menekuni bidang perikanan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.
Orang nomor satu dijajaran Pemkab Halteng itu mengapresiasi antusiasme para Nelayan dalam mengikuti pelatihan untuk menambah wawasan di bidang perikanan. “Kegiatan ini sangatlah baik. Semoga bapak ibu dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,”ucapnya.
Bupati menegaskan bahwa Halmahera Tengah memiliki potensi perikanan laut maupun kolam budidaya yang sangat menjanjikan dan patut disyukuri. Sehinga apabila kelompok usaha benar-benar fokus memenuhi kebutuhan pangan ikan sehari-hari, hal ini akan mendatangkan kesejahteraan bagi para nelayan dan pembudidaya.
"Saya meminta Kepala Dinas Perikanan agar penyaluran bantuan disesuaikan dengan data yang akurat, sehingga bantuan perikanan dapat tepat sasaran, tidak terjadi tumpang tindih (double), dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat," tutup Mantan Dosen Perikanan itu.
Sementara Kepala Dinas Perikanan Halteng Ilham H. Suud mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah konkret Intervensi Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan untuk menjawab keluhan para pembudidaya Ikan Air Tawar terkait tingginya biaya pakan pabrikan yang mencapai 60-70% dari total operasional.
Menurutnya ditengah arus Industrialisasi Nikel di wilayah WEda saat ini, pelatihan ini bertujuan membekali Pembudidaya dengan keterampilan mengolah bahan baku lokal menjadi pakan Mandiri yang berkualitas, murah, dan memenuhi standar nutrisi, sehingga hasil Budidaya kita mampu berdaya saing untuk memenuhi kebutuhan pasar industri.
Sedangkan Ketua Panitia Abdul Yusuf Teapon mengatakan, pelatihan membuatan pakan mandiri ini dilaksanakan atas dasar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Tengah Nomor DPA A.1/3.25.0.00.0.00.01.0000/ 001/2026 Tahun Anggaran 2026 Pada Program Pengelolaan Perikanan Budidaya
Tujuan kegiatan ini untuk menekan biaya produksi, mengurangi pengeluaran pakan komersial pabrikan, nenyumbang 70 - 80% Dari Total Biaya Operasional dalam membuat pakan sendiri. Kemudian pemanfaatan potensi bahan lokal (Optimalisasi Sumberdaya sekitar memanfaatkan bahan alternatif lokal, yang muda didapat, murah dan bernurtrisi.
Menigkatkan ketrampilan dan pengetahuan dalam’ transfer teknologi, memberikan edukasi teknis formulasi pakan berbasis SNI.
Selain itu, menjamin ketersediaan pakan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas dan produksi pakan Ikan dan mewujudkan Perikanan Budidaya Halmahera Tengah yang Maju, Mandiri, Berkelanjutan.
Diketahui, Kegiatan ini adalah pembudidaya ikan yang mewakili kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) binaan Dinas Perikanan di Kecamatan Weda dan Weda Selatan.
Peserta Pelatihan berjumlah 60 orang, Pembudidaya Ikan yang dibagi menjadi Dua klaster, 30 orang Pembudidaya Ikan perwakilan Kecamatan Weda Selatan, dan 30 orang Pembudidaya ikan Kecamatan Weda.
(ono)


















