Home / Advertorial / Bappelitbangda

Wali Kota Pimpin Rapat Evaluasi Monitoring Kegiatan OPD Tahun 2022

09 Maret 2022
Wali Kota didampingi Kepala Bappelitbangda Kota Ternate saat memimpin rapat evaluasi monitoring program kegiatan OPD tahun 2021 (foto_ko_edo)

TERNATE, OT - Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, didampingi Kepala Bappelitbangda, Rizal Marsaoly mempimpin langsung rapat evaluasi monitoring program kegiatan perangkat daerah tahun 2021 di aula kantor Bappelitbangda Kota Ternate, Rabu (9/3/2022).

Rapat tersebut diikuti oleh seluruh Kepala-Kepala OPD bersama Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan masing-masing OPD. 

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly dalam keterangan resminya menyampaikan, monitoring dan evaluasi merupakan salah satu aspek dalam siklus manajemen pembangunan yang belum diimplementasikan dengan baik, tepat dan berkesinambungan.

Karenanya, perubahan dan perbaikan, harus segera dilakukan melalui upaya monitoring dan evaluasi pelaksanaan dan pencapaian rencana pembangunan.

Kata dia, salah satu kritik terhadap sistem perencaan dan penganggaran pada masa lampau adalah terlalu menitik beratkan pada dimensi input (input based).

"Kelemahan ini kemudian coba dikoreksi dengan pendekatan output based yang sesuai namanya lebih melihat pada seberapa besar keluaran yang bisa dihasilkan," sebut Rizal.

Lanjut Rizal, koreksi lebih jauh berupa performance based yang menekankan pada kinerja dan bukan terbatas hanya pada keluaran (output), melainkan juga (outcome) hasil dan dampak (impact).

Menurutnya, evaluasi merupakan alat bantu Pemerintah dalam menyusun, menetapkan dan mengelola kebijakan. Dalam konteks dokumen perencanaan yaitu RPJMD dan RKP, evaluasi berguna untuk menelusuri, mengukur, dan menganalisa hasil dan capaian pelaksanaan rencana dengan sejumlah indikator pembangunan yang telah ditetapkan.

"Artinya, evaluasi perlu dilakukan atas kebijakan/prioritas pembangunan, fokus prioritas, program pembangunan atau kegiatan prioritas. Analisisnya mencakup berhasil atau tidaknya pelaksanaan pembangunan yang yang telah direncanakan tersebut, termasuk pencapaian terget dan sasarannya," ungkap Rizal.

Dalam kaitan itu, sambung dia, evaluasi juga perlu dilakukan atas isu-isu pembangunan yang secara dinamik terus bergulir.

"Salah satu tugas penting Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) adalah melaksanakan pengaturan, pembinaan dan pengawasan (TURBINWAS) terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan di daerah yang selama ini dilaksanakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya bidang infrastruktur.

"Secara lebih umum, pemantauan melalui kunjungan ke lapangan dilakukan sebagai upaya monitoring dan evaluasi atas kegiatan yang dananya berasal dari bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), APBN Pusat dan Dana Alokasi Umum (DAU)," katanya.

Monitoring dan evaluasi semacam ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya optimalisasi dan evisiensi penggunaan anggaran.

Menurut Rizal, pengendalian, evaluasi dan monitoring bertujuan untuk mewujudkan : (1) Konsistensi antara kebijakan dengan pelaksanaan dan hasil rencana pembangunan daerah; (2) Konsistensi antar dokumen perencanaan pembangunan daerah; (3) Kesesuaian antara capaian pembangunan daerah dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Dia berharap monitoring dan evaluasi serta koordinasi Bappelitbangda Kota Ternate bermanfaat sebagai salah satu bahan pertimbangan dan rujukan ketika menyusun perencaan dan khususnya ketika melakukan evaluasi atas pelaksanaan kebijakan, prioritas dan fokus prioritas/program beserta target/sasaran maupun indikator kinerja terkait RPJMD dalam rangka mewujudkan Visi Misi Ternate sebagai Kota yang Mandiri dan Berkeadilan TERNATE ANDALAN.(tima)


Reporter: Gibran
Editor: Fadli

BERITA TERKAIT