TERNATE, OT- Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ternate melaksanakan forum group discusion indeks demokrasi Indonesia.
FGD ini diselenggarakan dengan mengangkat tema "Penguatan Tingkat Partisipasi Politik Kota Ternate Dalam Proses Demokrasi di Kota Ternate" bertempat di Royal Resto Ternate, Sabtu (30/8/2025).
Amatan indotimur.com kegiatan ini turut menghadirkan narasumber diantaranya Ketua KPU Kota Ternate, M. Zen A. Karim Ketua Bawaslu Kota Ternate, Kifli Sahlan, Perwakilan BPS Provinsi Maluku Utara dan perwakilan Bapelitbagda Kota Ternate.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Ternate, Nuryadin Rahman menyampaikan kegiatan focus group discussion ini dilaksanakan dengan maksud untuk mencoba memfasilitasi pengukuran IDI yang lebih spesifik.
"Sehingga kedepannya lembaga atau instansi terkait dalam hal ini BPS Kota Ternate bersama Pemerintah Kota Ternate serta pihak-pihak terkait dapat melakukan proses pengukuran dan pengumpulan data serta informasi Indeks Demokrasi Indonesia secara spesifik khususnya dalam Wilayah Kota Ternate," ujarnya.
Lanjut Nuryadin, tingkat Partisipasi Politik pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang dilaksanakan dalam wilayah Kota Ternate pada Pemilu tahun 2024 berdasar pada DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang ditetapkan oleh Penyelenggara Pemilu, presentasi Partisipasi Politik Masyarakat di Kota Ternate.
Untuk Pemilu Anggota Legislatif (DPRD) Kota Ternate berada pada Kisaran 73 persen. Untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden berada pada kisaran 77 persen. Untuk Pemilu Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara berada pada kisaran 97 persen. Untuk Pemilihan Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota Ternate berada pada kisaran 69 persen.
"Dalam perhitungan nilai IDI terdapat beberapa indikator yang memungkinkan ditreatment oleh Pemerintah Daerah, seperti Indikator kinerja lembaga legislatif, Indikator transparansi anggaran dan Indikator Peran partai politik dalam hal ini Pendidikan Politik," ungkapnya.
Sumber data Pengukuran IDI diambil dari Dokumen, berupa Peraturan Daerah, Peraturan Gubernur, Peraturan Bupati/Walikota, Surat Edaran, Data Resmi Kantor/Lembaga/Dinas/instansi dan Portal Berita Online diperoleh dengan scrapping data media massa online dengan Intellegence Media Analysis (IMA).
Menurut Nuryadin, dari gambaran dan penjelasan diatas serta data terkait presentasi partisipasi politik masyarakat khususnya di Kota Ternate, sudah menunjukkan tingkatan yang cukup baik, akan tetapi masih perlu adanya peningkatan dan perbaikan terhadap beberapa kelemahan dan kekurangan yang tentunya hal ini menjadi perhatian kita bersama.
Lebih lanjut, pada pelaksanaan kegiatan ini lebih di fokuskan untuk bagaimana kita berupaya dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat khusunya pelaksanaan proses demokrasi,
"Sehingga diharapkan selain pertanyaan terkait dengan materi-materi yang nanti disampaikan tentunya lebih di harapkan adanya ide-ide, saran dan pendapat yang positif sebagai langkah kita bersama dalam mewujudkan proses demokrasi yang baik dan responsif sebagai upaya meningkatan Partisipasi Politik pada setiap pelaksanaan Pemilu/Pilkada yang setiap 5 tahun dilaksanakan baik pada tingkatan Nasional maupun di Daerah, khususnya di Wilayah Kota Ternate," pungkasnya.
(ier)