TERNATE, OT– Tim Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri kembali melanjutkan agenda Road Show Kebangsaan. Kali ini, sosialisasi difokuskan pada penguatan pemahaman mengenai bahaya Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) bagi guru serta puluhan siswa kelas 5 dan 6 SD Negeri 5 Kota Ternate pada Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIT ini menghadirkan narasumber utama Bripka M. Novrijal, didampingi oleh Briptu Andi Riski Putra dan Briptu Akbar Umaternate.
Bripka M. Novrijal menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kesadaran keamanan sejak dini di lingkungan sekolah. Para siswa diedukasi agar memiliki kemampuan deteksi dini terhadap berbagai pola rekrutmen kelompok radikal yang saat ini mulai menyasar usia remaja.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama sebagai fondasi budaya sekolah yang inklusif. Selain itu, kami menekankan pentingnya literasi digital agar siswa mampu menyaring informasi dan tidak mudah terjebak propaganda ekstremisme di dunia maya,” ujar Bripka M. Novrijal dalam pemaparannya.
Menurutnya, satu poin penting yang diangkat dalam sosialisasi ini adalah isu perundungan atau bullying. Tim Satgaswil menekankan bahwa perilaku bullying di sekolah dapat meningkatkan kerentanan psikologis korban, yang dalam banyak kasus, membuat mereka lebih mudah terpapar ideologi kekerasan saat mencari identitas diri.
Melalui edukasi ini, diharapkan siswa, mampu mengidentifikasi konten provokatif dan manipulatif secara daring, memiliki sikap kritis terhadap tindakan perundungan di lingkungan sekolah serta memahami modus perekrutan kelompok radikal, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Sebagai bentuk aksi nyata, di akhir kegiatan Tim Pencegahan Satgaswil Malut membagikan brosur panduan bertajuk "Bebas Bersosmed dengan Aman dan Bijak". Brosur tersebut diserahkan secara simbolis kepada para Ketua Kelas dan Pelaksana Harian (PLH) SD Negeri 5 Kota Ternate.
Kepala Sekolah beserta jajaran guru menyambut positif inisiatif ini. Pesan-pesan pencegahan mengenai kerukunan dan keamanan sekolah tersampaikan secara efektif, menciptakan komitmen bersama untuk menjaga SD Negeri 5 Kota Ternate tetap kondusif dan bebas dari pengaruh radikalisme.
(ier)









