HALBAR, OT – Memasuki hari ketiga pascabencana banjir yang melanda wilayah Halmahera Barat, Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara terus bergerak membantu percepatan pemulihan aktivitas masyarakat.
Personel dikerahkan untuk melakukan pembersihan massal di fasilitas pendidikan, rumah ibadah, hingga pemukiman warga di Kecamatan Ibu Tengah.
Kegiatan yang dipimpin oleh Iptu Asri Ela ini merupakan respon cepat Polri atas instruksi langsung untuk memprioritaskan pemulihan fasilitas publik dan kesehatan warga terdampak akibat tingginya intensitas curah hujan beberapa waktu lalu.
Fokus Pembersihan di Desa Tongute Di Desa Tongute, personel Brimob bersama warga bahu-membahu membersihkan endapan lumpur tebal yang merendam rumah-rumah penduduk.
Selain pemukiman, perhatian khusus diberikan pada pembersihan material lumpur di TK Alfajri agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan dan pembersihan Masjid desa setempat guna memastikan warga dapat kembali beribadah dengan nyaman dan bersih.
Komitmen Pelayanan dan Bantuan Pangan Dansat Brimob Polda Malut, Kombes Pol. Handri Wira Suriyana, menegaskan bahwa kehadiran personelnya di lokasi bencana adalah wujud nyata filosofi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam situasi darurat.
"Brimob harus selalu hadir di garis terdepan saat masyarakat mengalami musibah. Kami tidak hanya fokus pada pembersihan fisik lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi," ujar Kombes Pol. Handri Wira.
Sebagai langkah konkret tambahan, Satuan Brimob juga telah mendirikan Dapur Lapangan. Fasilitas ini dioperasikan secara non-stop untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak banjir yang saat ini masih mengalami kesulitan akses pangan maupun peralatan memasak.
Diharapkan dengan hadirnya dukungan personel dan fasilitas pendukung ini, beban masyarakat di Kecamatan Ibu Tengah dapat teringankan dan kondisi psikologis warga segera pulih dari trauma bencana.
(ier)









