TERNATE, OT - Kegiatan belajar mengajar di Kota Ternate dipastikan kembali normal seiring membaiknya kualitas udara di wilayah Kota Ternate.
Dinas Pendidikan Kota Ternate resmi mengumumkan bahwa pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP negeri dan swasta, diselenggarakan kembali mulai Senin, 19 Oktober 2026, besok.
Sebelumnya, kegiatan pembelajaran sempat dialihkan ke rumah (secara daring) sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan dan keselamatan para siswa dari bahaya kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Keputusan pengaktifan kembali sekolah tatap muka ini diambil berdasarkan hasil pemantauan kondisi kualitas udara terbaru, evaluasi bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate, serta arahan langsung dari Ketua Tim Tanggap Darurat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali, menegaskan, meski aktivitas sekolah kembali berjalan di kelas, pihak sekolah dan orang tua diminta untuk tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga satuan pendidikan.
"Pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat diselenggarakan kembali dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga satuan pendidikan," ungkap Ridwan Ali dalam surat pemberitahuan resmi nomor 420/4171/2026 yang diterbitkan pada Jumat (16/10/2026).
Untuk mengantisipasi dampak sisa kabut asap, Dinas Pendidikan Kota Ternate menerbitkan dua imbauan penting yang wajib diterapkan oleh seluruh sekolah dan siswa.
Para siswa, PAUD, SD dan SMP diwajibkan menggunakan masker apabila beraktivitas di luar ruangan kelas.
Pihak sekolah juga diminta untuk mengurangi kegiatan fisik atau aktivitas siswa di luar ruangan kelas.
Surat pemberitahuan ini telah disampaikan kepada Kepala Satuan Pendidikan Kecamatan serta seluruh Kepala Sekolah PAUD, SD, dan SMP se-Kota Ternate, dengan tembusan resmi kepada Wali Kota Ternate dan Kepala BKPSDM Daerah Kota Ternate.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly yang juga selaku Ketua Tim Tanggap Darurat Karhutla, meminta pihak sekolah baik tingkat usia dini (TK/PAUD), SD hingga SMP untuk memperketat pengawasan di lingkungan sekolah masing-masing.
Dia menyatakan, keputusan mengaktifkan kembali sekolah tatap muka diambil setelah evaluasi bersama Dinas Kesehatan dan pihak terkait yang menunjukkan adanya perbaikan kualitas udara usai terdampak kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Meaki demikian, Rizal menegaskan bahwa keselamatan serta kesehatan para siswa dan tenaga pendidik tetap menjadi prioritas utama.
"Meski aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali diselenggarakan mulai Senin besok, kami mengimbau seluruh kepala sekolah dan guru untuk melakukan pengawasan secara intensif di lingkungan sekolah masing-masing," ujar Rizal.
Selain pengawasan ketat, Sekda Rizal juga mengingatkan sekolah agar secara disiplin menerapkan protokol kesehatan demi meminimalkan risiko gangguan pernapasan pada anak-anak.
Pemerintah Kota Ternate berharap kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan Tim Tanggap Darurat dapat memastikan proses transisi kembali ke sekolah ini berjalan aman dan lancar tanpa mengabaikan aspek kesehatan anak didik.
(fight)

















