Home / Olahraga

Kongres Biasa Asprov PSSI Malut Dorong Sinergi dan Kolaborasi

31 Oktober 2026

TERNATE, OT - Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Maluku Utara resmi menggelar Kongres Biasa (Ordinary Congress) di Hotel Batik, Ternate, Sabtu (31/10/2026).

Agenda ini menjadi langkah awal krusial menuju pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan Ketua PSSI Malut Periode 2026–2030.

Kongres ini dihadiri oleh jajaran pengurus Asprov PSSI Malut, perwakilan klub anggota, asosiasi kabupaten/kota, serta Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Maluku Utara.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Plt. Ketua PSSI Maluku Utara, Rudi Yuliyanto, menegaskan, keterbatasan jarak tidak mengesampingkan nilai dan semangat bersama demi kemajuan sepak bola di bumi Moloku Kie Raha.

"Atas nama PSSI Provinsi Maluku Utara, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota PSSI Malut serta semua pihak yang telah memberikan dukungan hingga terselenggaranya kongres ini," ujar Rudi.

Dia menjelaskan, agenda utama dari Kongres Biasa ini adalah menetapkan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Kehadiran kedua komite ini dinilai sangat krusial untuk menjamin jalannya suksesi kepemimpinan yang bersih.

"Dengan terbentuknya Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan, kami berharap seluruh tahapan pemilihan Ketua PSSI Maluku Utara mendatang dapat berjalan transparan, profesional, dan akuntabel. Kepada komite yang ditetapkan, jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas," tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kadispora Maluku Utara, Asrul Gani, menyoroti pentingnya kejelasan peran antara Pemerintah Daerah, KONI, dan PSSI.

Menurutnya, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan telah menjadi harga diri serta kebanggaan masyarakat Maluku Utara.

"Kami mengharapkan sinergitas yang kuat antara Pemprov, KONI, dan PSSI. Selama ini pembagian tugas dan kewenangan sering kali kita lalaikan. Ke depan, PSSI sebagai mitra hendaknya terus berkolaborasi, baik dalam penyusunan program kerja maupun pelaksanaan kegiatan," tutur Asrul.

Dia juga menegaskan komitmen Pemprov Malut untuk tidak melakukan intervensi terhadap mekanisme demokrasi internal PSSI. Seluruh proses pemilihan diserahkan sepenuhnya kepada panitia dan para pemilik suara (voters).

"Kami dari Dispora tidak mengintervensi. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada panitia dan berharap ke depan terbangun kolaborasi yang baik. Dengan ini, Ordinary Congress PSSI Maluku Utara Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka," pungkas Asrul.

Melalui kongres ini, PSSI Malut diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid dan responsif terhadap aspirasi serta pembinaan klub-klub sepak bola di Maluku Utara.

 (fight)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT