05 Juli 2019

Satker Diminta Ikut Dorong Pencairan DOK PID

Zulkifli Hi.Saleh

TERNATE, OT- Satuan Kerja (Satker) Dekosentrasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat - Program Inovasi Desa (PID) Provinsi Maluku Utara (Malut), diminta ikut mendorong percepatan pencairan Dana Operasional Kegiatan (DOK) Tim Inovasi Kabupaten (TIK) dan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID). Sebab, secara nasional, Provinsi Malut penyerapannya sangat rendah. 

“Kita minta satker untuk sama-sama mendorong pencairan DOK TIK dan TPID, karena secara nasional Malut penyerapan sangat rendah,” kata Zulkifli Hi.Saleh, Tenaga Ahli Madya Pengelolaan Pengetahuan Program Inovasi Desa, Konsultan Pendamping Wilayah (KPW) IV Provinsi Malut, Jumat (5/7/2019).

Berdasarkan data Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, yang terendah adalah TPID, yakni 3 persen. Sedangkan, TIK 34 persen, karena baru 4 kabupaten/kota yang mencairkan.  “Batas waktu pencairan paling lambat minggu kedua Juli ini minimal 89 persen,” kata dia

Menurut dia, rendahnya angka penyerapan dana ini ikut mempengaruhi tahapan pelaksanaan kegiatan PID. Apalagi, Juli ini semua tahapan kegiatan berakhir. “Sangat miris penyerapan dana sangat rendah, sementara akhir bulan ini semua tahapan PID harus selesai, karena minggu keempat sudah BID,” sebutnya.  

Tahun ini, dana yang bersumber dari loan ini terakhir, dan tidak ada pengembalian. Karena itu, kata Zulkifli, jika dana tersebut tidak bisa dicairkan sampai pertengahan Juli, maka TIK dan TPID dianggap tidak mau mencairkan.

“Jika dana tidak dicairkan sesuai batas waktu yang ditentukan, maka TIK dan TPID membuat surat pernyata tidak mau atau tidak sanggup mencairkan dana tersebut,” ujar mengutip pemberitahuan dari KN Pusat.

Meski demikian, KPW IV Malut terus mendorong tahapan pelaksanaan PID di Malut. Mulai dari review kelembagaan TIK dan TPID, pengajuan dan pencairan DOK, Bursa Inovasi Desa, pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM) serta capturing.

“Dari 9 kabupaten/kota, progres PID terus meningkat. Yang tercepat adalah Kota Tidore Kepulauan, karena pencairan dana TIK dan TPID sudah selesai, tinggal BID, pelatihan KPM dan capturing,” sebutnya.

Untuk dana TIK, selain Kota Tikep, yang sudah mencairkan adalah Kabupaten Halmahera Utara, Halteng dan Sula. Sementara TIK Halsel, Morotai, Taliabu, Haltim dan Halbar belum melakukan pencairan. 

“Untuk TPID 8 kabupaten tinggal MoU dengan satker, sementara yang sudah melakukan pengajuan seperti Halbar masih ada perbaikan administratif,” ungkapnya

 Untuk itu, Zulkifli meminta satker ikut mendorong pencairan, sehingga selain tahapan kegiatan PID berjalan sesuai rencana, termasuk tidak ada pengembalian dana. 

“Sekali lagi kita minta satker ikut mendorong hal ini agar semua tahapan kegiatan PID Provinsi Malut berjalan dan tidak ada pengembalian,” pintanya.(red)


Reporter: Fauzan Azzam